Presiden Minta Caleg Sampaikan Capaian Program Pemerintah

Nasional

Editor Angga Haksoro Dibaca : 247

Presiden Minta Caleg Sampaikan Capaian Program Pemerintah
Pembekalan caleg Hanura di Jakarta. Foto: tempo.co
Jakarta, SP - Presiden Joko Widodo meminta para calon legislator dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) turut menyampaikan program-program yang telah dijalankan pemerintah, saat berkampanye ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing.  

Joko Widodo ingin para caleg menyampaikan kepada masyarakat tentang pengalihan besar-besaran anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk program-program yang berpihak kepada rakyat, seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Program Keluarga Harapan.  

“Supaya ini disampaikan saat bertemu rakyat. Kartu yang kita berikan sudah banyak sekali,” kata Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam acara pembekalan calon legislatif Hanura di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, Rabu (7/11).  

Joko Widodo memaparkan, Kartu Indonesia Sehat telah diterima 96 juta Penerima Biaya Iuran atau PBI, dengan total pengguna BPJS 190-an juta orang.  

Kemudian Kartu Indonesia Pintar yang diberikan kepada 19 juta anak-anak dari keluarga tidak mampu. Adapun bantuan Program Keluarga Harapan sebesar Rp 1.890.000 juga sudah diberikan kepada 6 juta penerima bantuan. “Tahun depan akan ditambah menjadi 10 juta,” ujar Joko Widodo.  

Kemudian Dana Desa pada 2015 sebesar Rp 20 triliun, 2016 Rp 47 triliun, 2017 Rp 60 triliun, dan 2018 Rp 60 triliun. Tahun depan Dana Desa ditambah menjadi Rp 70 triliun.  

“Jadi sampai tahun ini saja sudah Rp 187 triliun, ini tolong juga kalau pas bertemu dengan rakyat ini diingatkan. Betapa anggaran yang telah digelontorkan ke daerah utamanya ke desa-desa itu sudah Rp 187 triliun sampai tahun 2018,” ujar Joko Widodo seperti dimuat tempo.co.  

Belakangan, Presiden incumbent Joko Widodo kerap diserang program-program pemerintah yang dianggap belum mensejahterakan rakyat. Serangan itu kemudian dibantah Presiden dengan berbagai data.  

Joko Widodo memberikan perintah khusus kepada para juru bicara tim sukses untuk lebih aktif menyampaikan capaian kinerja pemerintahan selama 4 tahun belakangan, untuk menepis serangan-serangan dari kubu lawan. (*)