Sabtu, 16 November 2019


Minimnya Minat Baca Buku di Indonesia

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 384
Minimnya Minat Baca Buku di Indonesia

Ilustrasi

Berdasarkan fakta yang diketahui, Indonesia masuk peringkat terendah dalam hal membaca buku, baik dari kalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa. Mereka sudah jarang sekali membaca buku. 

Adapun mereka beralasan membaca buku itu hal yang membosankan, dan ketika membaca buku itu malah membuat mereka menjadi pusing. 

Di zaman serba online ini, banyak mereka lebih senang membaca status media sosial,  ketimbang buku.  

Banyaknya jenis hiburan seperti game online dan tayangan TV juga mengalihkan perhatian anak-anak dan orang dewasa dari buku. Lebih parahnya banyak dari mereka menjadi kecanduan. 

Kalau sudah di tahap kecanduan yang tidak baik, kedua tangan mereka setiap harinya sibuk untuk bermain. Jadi, jangankan untuk menyentuh buku, makan ataupun bersosialisasi dengan sesamanya pun terkadang mereka hampir lupa.

Memang game online dan aplikasi hiburan tersebut dapat berfungsi sebagai media untuk melepaskan penat dan stres setelah beraktivitas.

Tetapi, terkadang mereka lupa bahwa buku juga dapat menjadi media lain yang bisa membantu meredakan stres, tanpa harus takut akan radiasi yang dikeluarkan gadget. 

Membaca adalah suatu kegiatan yang bertujuan mencari, melihat, dan memahami isi suatu bacaan atau tulisan. 

Banyak sekali manfaat membaca yang dapat diperoleh, setidaknya yang gemar membaca akan lebih cepat mengetahui perkembangan terkini. 

Ilmu pengetahuan terbaru pun banyak dijabarkan dalam bentuk tulisan. Dengan membaca pula, rasa ingin tahu seseorang akan meningkat pesat. Adanya rasa ingin tahu yang tinggi secara tidak langsung akan menimbulkan keingingan bagi seseorang untuk meningkatkan kemampuan diri.

Dengan membaca juga dapat menjadikan kita semakin memahami penggunaan bahasa yang baik dan benar, sesuai situasi atau konteks pembicaraannya. (*) 

Penulis, Natasya Camelawaty
Mahasiswi Jurusan PAI, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,  IAIN Pontianak.