Imlek dan CGM 2016, Sejumlah Hotel di Kota Pontianak Penuh

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 1420

Imlek dan CGM 2016,  Sejumlah Hotel di Kota Pontianak Penuh
ILUSTRASI (grandmahkotahotel.com)
PONTIANAK, SP – Rangkaian acara Perayaan Imlek 2567 dan Cap Go Meh di Kota Pontianak, menarik perhatian para wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal itu terlihat dari penuhnya penyewaan kamar hotel di kota ini.

“Kita dapat informasi jika hotel di Pontianak penuh padahal kita punya 50 hotel berbintang dan non bintang,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pontianak, Hilfira Hamid, Selasa (9/2).

50 Hotel dengan kapasitas kamar mencapai empat ribuan dipenuhi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Mereka sengaja datang untuk menyaksikan agenda budaya Disbudpar Kota Pontianak yang akan dimulai pada (17/2) hingga (22/2) mendatang ataupun perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang.

“Kunjungan wisata  di Kota Pontianak meningkat, lebih banyak dibading tahun lalu, beberapa negara yang dipastikan datang itu Thailand, Brunai Darusalam dan Malaysia mereka datang untuk eksbisi barongsai, di festival barongsai,” terangnya.


Rangkaian acara perayaan imlek dan CGM antaranya, Pasar Kuliner Tionghoa, Festival Barongsai, Ritual Naga Buka Mata, Arak-arakan naga raksasa dan Pawai Busana Budaya Tionghoa.

Pada (17/2) mendatang dimulai dengan pemasangan stand kuliner. Pasar kuliner di kawasan Jalan Diponegoro akan berlangsung selama  satu pekan dengan jumlah peserta  mencapai 20 tim kuliner.
“Tahun lalu belasan yang mendaftar, sekarang lebih banyak,” jelasnya.

Kemudian pada (18/2) Festival barongsai dan dilanjutkan dengan ritual naga buka mata, Pada (22/2) puncak acara CGM dengan ragam atraksi naga langit sepanjang 100 meter dan ditambah dengan 14 naga. Selain itu juga ada pawai karnaval busana adat budaya Tionghoa. “Dan diacara puncak akan ditampilkan para pemenang festival,” katanya,

Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Pontianak lanjut dia, pastinya PAD Kota Pontianak akan meningkat dan diharapnya ragam kegiatan tersebut dapat berjalan dengan semestinya. “Ini juga karena didukung BUMN mudah-mudahan cuaca bagus dan semua lancar,” harapnya.

 Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, CGM sudah menjadi kalender wisata Kota Pontianak. Sebab, kegiatan tersebut erat kaitannya dengan adat budaya. Untuk CGM  Pemkot Pontianak memfokuskan pada arak-arakan naga, kuliner  dan beragam etnis Tionghoa lainnya. “Kota Pontianak menampilkan naga, untuk tatung tidak ada. Masyarakat punya pilihan, jika ingin melihat tatung silahkan ke Singkawang,” ujarnya.

Dia juga mengatakan dengan terisi penuhnya hotel maupun restoran di Kota Pontianak  akan mendukung peningkatan pajak yang akan berpengaruh terhadap PAD Kota Pontianak. “Tersisi penuh, hotel ataupun restoran omsetnya pasti meningkat, dengan sendirinya pajak juga meningkat,” tukasnya. (yoo/ind)