Polresta Pontianak Tangkap Dua Perampok

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 1865

Polresta Pontianak Tangkap Dua Perampok
DUA BEGAL DITANGKAP - Syarif Fajar (19) dan Amat (19) ditangkap polisi usai merampok seorang wanita di Kompleks Taman Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (12/3) sekitar pukul 23.00 WIB. Syarif, seorang tersangka berdalih
PONTIANAK, SP - Syarif Fajar (19) dan Amat (19), dua pelaku begal berhasil ditangkap Unit Jatanras Polresta Pontianak, Sabtu (12/3) sekitar pukul 23.00 WIB. Syarif, seorang tersangka berdalih merampok karena butuh biaya untuk istrinya yang sedang hamil.  

 Keduanya dicokok usai merampas tas milik seorang wanita yang sedang berkendara di Kompleks Taman Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya.

 Saat itu kedua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor dan membuntuti korban. Setiba di kawasan sepi,  mereka langsung merampas tas korban dengan cara memotong tali tas menggunakan pisau kater.

Saat tasnya dirampas,  korban sempat mengelak sehingga terkena sabetan pisau tipis yang dipegang pelaku hingga melukai lengan kirinya. Sedangkan korban mengalami luka robek dan harus dijahit.
 

Kedua pelaku langsung melarikan diri. Saat pelaku lari, korban berteriak dan masyarakat setempat langsung melakukan mengejar kedua pelaku sehingga akhirnya tertangkap.

"Aksi mereka diketahui warga dan langsung dikejar, Setelah sepeda motor yang dikendarai terjatuh, akhirnya keduanya tertangkap," ungkap Wakil Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Kemas Abdul Azis, Senin (14/3).

Bahkan,  lanjut Azis,  dari hasil pengembangan barang bukti yang diamankan, diketahui jika motor yang digunakan kedua tersangka dalam beraksi merupakan hasil curian.
'Kuda besi'  diketahui hasil jarahan itu berdasarkan laporan kehilangan pada 10 Maret 2016.

 Namun, kedua pelaku berdalih, sepeda motor itu dipinjam dari rekan mereka dan tidak mengetahui asal-usul sepeda motor tersebut.


 "Dari hasil pengembangan, motor yang digunakan ternyata hasil curian. Kita sudah cocokkan nomor mesin dan nomor rangka, sesuai dengan laporan yang kita terima," kata Azis.

Atas perbuatan tersebut,  keduanya  dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. "Kedua pelaku saat ini mendekam dalam sel tahanan Polresta Pontianak," tukasnya.


Sementara itu, Syarif ketika ditemui di sel tahanan Mapolresta Pontianak mengaku, perbuatan ini merupakan kali pertamanya  bersama Amat.

Ini karena Syarif  berdalih tidak memiliki pekerjaan dan juga karena istrinya sedang hamil sehingga membutuhkan biaya berobat.
"Saya butuh biaya untuk istri yang lagi hamil enam bulan, anak pertama saya," ujarnya, lirih.(yoo/pat)