Anggota Deninteldam XII Tanjungpura Temukan 145 Amunisi Aktif

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 1153

Anggota Deninteldam XII Tanjungpura Temukan 145 Amunisi Aktif
Daninteldam XII Tanjungpura ketika jumpa wartawan. (foto SUARA PEMRED/ KRISTIAWAN BALASA)
PONTIANAK, SP- Sebanyak 145 amunisi aktif ditemukan anggota Deninteldam XII Tanjungpura  di sebuah gudang kosong dekat sungai Kapuas, Jalan Situt Mahmud, Siantan, Pontianak Utara, Jumat (6/5) sekitar pukul 14.30.
Amunisi tersebut tersimpan dalam sekantung plastik hitam dekat jembatan titian bagian belakang gudang.
 
Fujika Robert, Daninteldam XII Tanjungpura menjelaskan, aminisi aktif tersebut terdiri dari 120 amunisi tajam kaliber 5,56 milimeter buatan Pindad dan 25 peluru Winchester 38 spl yang biasa dipakai senjata jenis revolver.
 
“Sampai saat ini kita belum bisa menduga. Analisis kita sementara amunisi ini dibuang oleh orang di tempat itu. Yang kedua, bahwa amunisi ini dimiliki oleh seseorang yang memiliki senjata jenis revolver, baik itu pabrik atau rakitan,” katanya dalam konferensi pers di Mako Deninteldam XII Tanjungpura.
 
Fujika memaparkan pihaknya  akan mengembangkan lebih lanjut pemilik 145 amunisi aktif tersebut. Menurutnya, untuk  amunisi tajam 5,56 milimeter, biasa dipakai  TNI dan Kepolisian. Sementara untuk jenis Winchester 38 spl,  biasa dipakai senjata revolver milik Kepolisian. Namun dalam penemuan ini,  pihaknya belum bisa memastikan dari mana dan punya siapa amunisi tersebut.
 
“Amunisi ini tidak bisa dimiliki warga sipil. Kalau pun seseorang ikut di Perbakin untuk menembak, itu pun hanya digunakan di tempat latihan saja. Di luar tidak,” terangnya.
 
Fujika memperkirakan 145 amunisi aktif itu sudah berada di lokasi tersebut selama satu-dua bulan terakhir. Alasannya, di badan amunisi terlihat karat. Namun, Fujika memastikan amunisi tersebut masih bisa digunakan.
 
Kantung plastik hitam berisi amunisi itu ditemukan pertama kali oleh Sertu Ginanjar yang hendak buang air kecil di belakang gudang kosong milik Sulaiman. Bersama Sertu Tri Widodo,  dirinya tengah melakukan monitoring wilayah. Ketika menuju ke tepi sungai, ia melihat bungkusan plastik hitam mencurigakan di bawah jembatan.
 
Setelah diamati, tampak ujung amunisi dari kantung plastik tersebut. Setelah dicek, ternyata berisi amunisi aktif. Dirinya segera berkoordinasi dengan Koramil 01 Pontianak Utara. Selanjutnya amunisi itu diamankan ke Mako Deninteldam XII Tanjungpura guna penyidikan lebih lanjut. (bls/sut)