Rumah Besar Kafe Canopy Center Pontianak Resmi Dibuka

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 3623

Rumah Besar Kafe Canopy Center Pontianak Resmi Dibuka
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji meracik segelas kopi di Rumah Besar Kafe Canopy Center, Jalan Purnama. (SUARA PEMRED/ NURHADI)
PONTIANAK, SP – Pemandangan tak biasa terlihat di sebuah kafe di kawasan Jalan Purnama. Kawula muda, pelaku seni, penulis, pemusik dan lainnya hingga orang nomor satu di Kota Pontianak berbaur menikmati seruputan kopi yang disajikan oleh barista Kafe Canopy Center, Sabtu (28/5).

Kafe ini ibarat sebuah rumah besar, menampung ide kreatif para pengunjungnya, yang kemudian memberikan ruang untuk merealisasikannya dalam bentuk harfiah.
"Ini adalah rumah besar kita semua para keatifitas muda dan tua. Di sini ada penulis, pelukis, seniman tari, jurnalis dan masih banyak lagi," papar Owner Canopy Center, Subhan Noviar kepada Suara Pemred, Senin (30/5).

Sabtu malam kemarin memang menjadi momen istimewa bagi Subhan Noviar. Pasalnya,  kafe yang dirilis bersama Kanopi Indonesia Bersatu tersebut, resmi beroperasi dan dibuka secara langsung oleh Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.


"Saya berharap para pelaku industri kreatif di Kalbar, khususnya yang berada di Kota Pontianak dapat terbantu dengan adanya wadah rumah besar ini," harap Subhan.

Para pelaku industri kreatif tersebut dapat memanfaatkan keberadaan Kafe Canopy Center sebagai tempat untuk memajang hasil karya mereka, mendendangkan lagu yang mereka ciptakan, mendiskusikan berbagai hal bersama-sama lewat ruang diskusi.

Selain itu, dirinya juga telah menyiapkan ruang rapat serta tempat penginapan yang dapat menampung 20-30 orang. "Kita berharap para pelaku seni tidak lagi pusing untuk memikirkan tempat di mana mereka akan memajang karyanya,” harap Subhan.

"Jika industri kreatif  ingin berkembang, terdapat tiga hal yang harus kita satukan yakni inovasi, enterpreneur dan bisnis. Jika hanya berbekal idealisme, upaya ini akan berjalan di tempat," tambahnya.

 
Suasana Kafe Canopy Center pun semakin semarak kala Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mencoba menjadi barista dan meracik kopi untuk dirinya sendiri. "Pahit kopi saye, tapi masih kalah jauh dengan kopi buatan orang rumah (istrinya)," tukasnya dalam dialek Pontianak yang khas, tak pelak ungkapan Sutarmidji tersebut disambut gelak tawa para pengunjung Kafe Canopy Center. (noi/bob/adv)