Eka Nekat Bawa Sabu ke Mapolsek Pontianak Selatan

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 1220

Eka Nekat Bawa Sabu ke Mapolsek Pontianak Selatan
ILUSTRASI SEL TAHANAN (riaumadani.com)
PONTIANAK, SP -  Benar-benar  bernyali baja alias supernekat. Beginilah kelakuan Eka Sikar (37) yang nekat membawa satu gram sabu di dalam gantungan kunci sepeda motornya saat membezuk suaminya di sel tahanan Mapolsek Pontianak Selatan, Selasa (2/8).

Berdasarkan pemeriksaan, Eka mengaku diminta untuk membeli sabu oleh Ivan, seorang penghuni sel atas perintah suaminya  yang bernama Indra yang juga ditahan di sel itu.

Tidak hanya diminta untuk membeli, Eka juga diminta untuk mengantarkannya ke mapolsek.
"Sabu itu rencananya mau digunakan di dalam (Rutan), tapi gagal lantaran keburu ketahuan oleh petugas," kata Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Ridho Hidayat, Rabu (3/8).

 Penangkapan terhadap Eka bermula ketika petugas jaga di mapolsek melihat gelagat aneh dari Eka. Awalnya, sebagaimana diceritakan Ridho, Eka datang ke mapolsek dan meminta izin untuk membezuk Ivan.  

Setelah mengobrol cukup lama, Eka meminta izin lagi untuk mengambil selimut. Sekitar satu jam pergi, Eka pun muncul.  

 Hanya saja saat tiba kembali, gelagat Eka dianggap aneh sehingga petugas berinisiatif untuk melakukan penggeledahan.

 "Penggeledahan dilakukan oleh anggota polwan dibantu anggota reskrim, intel, sabhara dan provos di bawah pengawasan wakapolsek," ungkapnya.

 Dari hasil penggeledahan didapat satu gram paket yang diduga narkoba jenis sabu yang disimpan di dalam kantong klip kecil di  gantungan boneka kunci sepeda motor milik teman Eka.

Menurut pengakuan Eka, Ivan yang merupakan tersangka aksi pencurian memberinya uang Rp 600 ribu untuk membeli narkoba.

 Uang tersebut diperoleh dari para penghuni sel lainnnya dengan cara pemaksaan yang dilakukan oleh Indra.

 "Selain Eka, Ivan dan Indra juga ditetapkan sebagai tersangka. Berkas perkara kasusnya sekarang akan digabung dengan berkas perkara sebelumnya," jelasnya.

Temuan tersebut memacu pihaknya untuk segera melakukan pengembangan terkait dugaan penggunaan narkoba di dalam sel tahanan Mapolsek Pontianak Selatan.

"Masih akan kita terus kembangkan penyidikannya. Apakah baru kali ini atau sudah sering. Tapi dia (Ivan dan Indra) bilang baru sekali ini,  dan langsung ketahuan," tandasnya. (ang/pat/sut)