Langganan SP 2

Heboh, Kasus Selingkuh PNS Bapas dengan Terpidana di Dalam Rutan Klas II A Pontianak

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 12425

Heboh, Kasus Selingkuh PNS Bapas dengan Terpidana di Dalam Rutan  Klas II A Pontianak
Dina Suci Lestari, PNS Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pontianak (ist)
PONTIANAK- SP Kasus heboh yang menuduh Dina Suci Lestari,  Staf Balai Pemasyarakatan Kelas II (Bapas) Pontianak, dengan seorang perwira menengah polisi narapidana 13 tahun penjara menjadi sorotan warga masyarakat.

Aktivis Perempuan dari Forum Komunikasi IBU Khatulistiwa, Shanty S.Minarni mengatakan, kasus perselingkuhan Idha Endri Prasetiono dan seorang pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pontianak, atas nama Dini Suci Lestari sungguh mengejutkan masyarakat.

"Sangat tidak layak, seorang yang bekerja di Bapas mengunggah foto syur di media sosial. Menurut saya ini kelalaian dari Kanwil Kumham Kalbar, yang kurang memperdulikan kasus ini. Akibatnya hubungan pasangan suami istri berantakan dan tidak terselamatkan, ini sungguh tidak adil," ketus Shanty kepada Suara Pemred di Pontianak, Rabu, (10/8).

Selain akibat kelalaian dari Kanwil Kumham Kalbar, dirinya menilai kasus ini juga disebabkan teledornya sistem pengawasan di Rutan Klas IIA Pontianak.
"Idha Endri Prasetiono masih dalam masa tahanan, yang menjadi pertanyaan bagaimana bisa terjadi hubungan perselingkuhan, tentu ada fasilitas yang diberikan kepadanya," ucapnya

"Bapak Seno Utomo mantan Karutan Klas IIA kinerjanya memang tidak beres. Divisi Pemasyarakatan Kalbar harus meminta maaf kepada masyarakat Kalbar. Sebab, kejadian ini telah membuat warga, khususnya kaum wanita resah," kata Shanty.


Dia juga menyarankan, adanya sanksi tegas dari Kanwil Kumham Kalbar terhadap Dina Suci Lestari, yakni berupa pemecatan secara tidak hormat. Pasalnya, perbuatan yang dilakukan pelaku perselingkuhan tersebut tidak mencerminkan diri sebagai pembina.

"Selain meresahkan masyarakat, yang bersangkutan juga mengotori nama institusinya. Kalau tidak tegas saya akan bawa ibu-ibu untuk demo,” katanya lagi.

Saat Suara Pemred melakukan konfirmasi di kantor BAPAS di kawasan BLKI Ayani Pontianak, Dina Suci Lestari sulit ditemui. Sejumlah pegawai Bapas yang minta namanya tidak disebutkan menyebutkan sudah beberapa hari ini rekannya Dina tidak masuk kerja.

Begitupun saat Suara Pemred ingin menemui pejabat BAPAS terkait aktifitas dan sanksi pegawainya yang terlibat kasus perselingkuhan, pihak BAPAS  Pontianak sama sekali enggan memberikan pernyataan kepada awak media.

Sumber lain mengatakan bahwa pada Selasa 9 Agustus 2016, merupakan jadwal sidang cerai antara Titi Yusuf dengan suaminya Idha Endri Prasetiono di Pengadilan Agama Pontianak.

"Sidang itu sepertinya ditunda atau gagal gara-gara media memberitakan kasus tersebut. Belum tahu kapan dilanjutkan, " ungkap sebuah sumber yang ditemui Suara Pemred di Pengadilan Agama. (ova/aju/pat/sut)