Polresta Pontianak Ungkap Pemalsuan Mobil Mewah Asal Malaysia

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 871

Polresta Pontianak Ungkap Pemalsuan Mobil Mewah Asal Malaysia
Kapolresta Pontianak Kombes Iwan Imam Susilo sedang menunjukkan dokumen mobil mewah palsu asal Malaysia, Jumat (26/8) SUARA PEMRED/HENDRA CIPTA
PONTIANAK, SP - Polresta Pontianak berhasil mengungkap praktik pemalsuan dokumen mobil mewah asal Malaysia. Dalam perkara itu, kepolisian telah mengamankan dan menetapkan tersangka kepada pelaku bernama Gamma Satria (41), beserta dua buah mobil merek Mercedez Benz dan BMW.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Iwan Imam Susilo menjelaskan, tersangka diamankan pada Selasa (16/8) pekan lalu, di sebuah toko acesories mobil Marsela, di Jalan M Sohor, Pontianak Kota. "Dia ditangkap saat anggota Jatanras tengah patroli di Jalan M Sohor," kata Iwan, Jumat (26/8) di Mapolresta.

Saat itu, terang dia, anggota melihat sebuah mobil Mercedez Benz 560 SECOND AUTO terparkir di pinggir jalan M Sohor, Pontianak Kota. Merasa curiga, anggota menanyakan kepada pemilik toko, kemana pemilik mobil itu. "Pemilik toko tersebut lalu bilang dan memberitahukan bahwa pemilik mobil sedang pergi Salat," ucapnya.

Selanjutnya personel Jatanras menunggu dan akhirnya bertemu dengan pemilik mobil, Gamma Satria, dan segera dilakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat mobil tersebut. "Ternyata setelah diperiksa surat-surat tersebut tidak sesuai antara aslinya dengan fisik mobil. Akhir nya anggota membawa pemilik mobil beserta mobil nya tersebut ke Mako Polresta Pontianak guna penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Setelah diperiksa di Mapolresta, akhirnya terungkap bahwa mobil itu merupakan mobil yang dibeli tersangka di Malaysia. Tidak hanya itu, saat pengembangan dilakukan, ternyata tersangka masih memiliki satu unit mobil lainnya yang bermerek BMW. "Dua buah mobil mewah klasik yang sudah kita amankan. Satu unit lainnya setelah dilakukan pengembangan," ucapnya.

Modus operandi yang dilakukan tersangka saat itu sudah masuk ke Indonesia, mobil itu rencananya akan dibuatkan dokumen BPKB dan diberikan flat palsu. Bahkan nomor rangka dan mesinnya akan disesuaikan dengan dokomen baru yang telah disiapkan.

"BPKB nya sudah ada disiapkan. Nanti nomor rangka akan dibuatkan juga," ucapnya. Berdasarkan pengakuan tersangka, mobil itu akan dibawa ke Bandung, Jawa Barat, untuk diikutkan pameran dan dijual di sana. "Saya beli dengan teman di Malaysia, lalu rencana akan dibawa ke Bandung untuk diikutkan ke pameran di sana," kata Gamma.

Di Malaysia, Gamma mengaku, membeli kedua mobil itu kepada seorang teman, seharga lebih dari Rp300 juta. Dengan modal segitu, Gamma mengaku akan mendapatkan keuntungan dua kali lipat, karena dua mobil otu akan dapat dijual kembali seharga Rp600 juta.

"Saya masuk dari Malaysia lewat perbatasan, masih menggunakan plat Malaysia. Saat di Kalbar, langsung ganti," ujarnya.

Terkait dengan perkara itu, kepolisian masih terus melakukan pengembangan. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul, dia sudah memerintahkan anggotanya untuk segera berangkat ke Bandung untuk melakukan pengecekan atas asal muasal BPKP yang digunakan untuk mobil itu. "Akan dikirim anggota ke sana (Bandung), untuk menelusuri jejak-jejaknya," tandasnya. (ang/ind/sut)