Tulus: Nilai Proyek Ciputra Garden Aneka Rp 500 Miliar

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 1133

Tulus: Nilai Proyek Ciputra Garden Aneka Rp 500 Miliar
ILUSTRASI Perumahan (gmadridproperty.com)
PONTIANAK, SP- Ciputra Group menggarap proyek hunian tapak (landed house) di Pontianak, Kalbar senilai Rp 500 miliar. Proyek bertajuk Ciputra Garden Aneka itu mulai dibangun tahun 2014. "Proyek berdiri di atas lahan seluas 14 hektare dengan nilai proyek Rp 500 miliar," ujar Tulus Santoso, direktur PT Ciputra Development kepada Investor Daily di Pontianak.

Dia menjelaskan bahwa pengembangan proyek dilakukan secara bertahap. Ciputra Group optimistis bisnis properti di Pontianak terus berkembang. "Kami perkirakan pengembangan rampung dalam lima tahun," jelas dia.

Saat ini, dari sekitar 80 unit yang ditawarkan dalam tahap awal, rumah di Ciputra Garden Aneka dibanderol mulai Rp 1,2 miliar. Sedangkan untuk angsuran, Ciputra menawarkan hingga 36 kali. "Harga Rp 1,2 miliar cukup realistis dengan daya beli masyarakat setempat pada saat ini. Kami mencatat, sudah terjual sebanyak 30 persen," ujar Tulus.

Masuknya pengembang nasional ke suatu daerah mampu mengerek harga tanah di daerah tersebut hingga 300 persen. Pasalnya, pengembang nasional secara tidak langsung akan mempengaruhi pasokan dan permintaan di sekitar proyek yang mereka kembangkan.

Wakil Ketua DPD Realestat Indonesia, Kalbar Muhammad Isnaini mengatakan, masuknya pengembang nasional ke Kalbar akan menaikkan gengsi wilayah. Selain itu, momentum itu mampu menambah nilai kawasan, baik secara psikologis maupun finansial.

Jika pengembang masuk dan menggarap sebuah proyek di suatu kawasan di Kalimantan Barat, harga tanah di sekitarnya akan melejit 200-300 persen. Baginya, gengsi wilayah sekitar otomatis akan terkerek dengan munculnya proyek-proyek garapan pengembang nasional.

Dia menerangkan, saat ini hanya ada satu pengembang nasional yang masuk ke Kalbar, yaitu Ciputra Group. Masuknya Ciputra Group melalui PT Ciputra Residence diklaim dapat memberi semangat geliat pertumbuhan properti di kawasan sekitarnya.

Menurut Isnaini, ketika pengembang nasional masuk maka akan memberi efek semangat bagi pengembang lokal lainnya. Bahkan, pengembang lokal dapat belajar langsung mengenai tahapan pengembangan proyek hingga strategi pemasaran.

Dia menyontohkan, kawasan yang disasar Ciputra Group di Kabupaten Kubu Raya, Pontianak awalnya berkisar Rp 600-700 per meter persegi pada tahun lalu. Namun dengan Ciputra Group menggarap Citra Garden Aneka Pontianak, harga tanah di kawasan sekitar menjadi Rp2-3 juta per meter persegi. Parameter hunian mewah di Pontianak berkisar Rp1 miliar.

Namun Ciputra Group mematok harga unit rumah sekitar Rp 3 miliar. Setelah itu, beberapa pengembang lokal mulai berani menyasar hunian mewah seperti PT Sang Pengembang dan PT Mass Land. (brt/bis/loh/sut)

Komentar