Gara-gara 'Parno', Warga Kabupaten Landak, Kalbar Potong Kemaluan Sendiri

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 4649

Gara-gara 'Parno', Warga Kabupaten Landak, Kalbar Potong Kemaluan Sendiri
Suwis saat tiba di Rumah Sakit Polri Anton Sujarwo, Kota Pontianak, Kalbar. (ist)
  PONTIANAK– Suwis (25 tahun), seorang pria asal Ngabang, Kabupaten Landak, memotong kemaluan sendiri dengan parang hingga putus, akibat mengalami paranoid atau parno,  setelah mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pukul 12.00 WIB, Senin (31/10/2016).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polisi Daerah Kalimantan Barat, Komisaris Besar Polisi Suhadi Siswo Suwondo, menjelaskan, Suwis sempat dilarikan ke Rumah Sakit Polri Anton Sujarwo.

 “Karena peralatan medis kurang, dari Rumah Sakit Anton Sujarwo, korban Suwis langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soedarso, Pontianak, pukul 14.00 WIB.

Suwis dalam pengawasan kepolisian, dalam perawatan di rumah sakit,” kata Suhadi.

 Suwis, tukang gali sumur bor melakukan aksi nekat, di rumah rekannya bernama Muhardi di di Jalan Harapan Jaya, Gang Bina Jaya, Kecamatan Pontianak, Kota Pontianak.  Saat Suwis dilarikan ke rumah sakit, polisi langsung menggeledah kediaman Muhardi, dalam di kamar mandi, ditemukan alat hisap sabu

 Suwis ketahuan memotong kemaluan sendiri, setelah Muhardi akan masuk ke kamar mandi. Muhardi kaget melihat Suwis berlumuran darat di bagian selangkangan dan mengerang menahan sakit, sementara darah segar terus mengucur.

 Suhadi mengatakan, saat Suwis memotong kemaluannya, perangainya semakin tidak terkendali, sehingga Muhardi mengambil inisiatif melapor warga sekitar, dan selang beberapa lama kemudian dilarikan ke rumah sakit.  

Dalam beberapa hari terakhir, Suwis, selalu mengeluh mendapat bisikan, akan ada orang yang akan membunuhnya. Bisikan tiap hari semakin sering terdengar, sehingga Suwis mengalami stres.

 “Polisi masih menyelidiki status kepemilikan sabu-sabu yang masih tertinggal di kamar mandi milik Muhardi. Dugaan sementara, Suwis datang ke rumah Muhardi hanya untuk mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu,” pungkas Suhadi. (aju/sut)
 

Komentar