Begini Cara Kasatpol PP Mencari Pedagang Durian Rp 700 Ribu

Ponticity

Editor Soetana hasby Dibaca : 2286

Begini Cara Kasatpol PP Mencari Pedagang Durian Rp 700 Ribu
ADU MULUT - Kasat Pol PP Pemkot Pontianak Syarifah Adriana Farida mendapatkan protes warga yang tidak percaya harga durian Rp 350 ribu per buah. (SP/Umar Faruq)

PONTIANAK, SP – "Oo, tak mungkin Mi (sapaan Syarifah Adriana Farida). Tak mungkin Mi," protes pedagang ketika Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Pemkot Pontianak Syarifah Adriana Farida, Minggu (20/11), mendatangi para pedagang durian di Jalan Teuku Umar.

Adriana bersama personel Satpol PP, personel Polresta Pontianak dan TNI, mencari pedagang yang menjual durian kepada konsumen dengan harga Rp 700 ribu, dan membersihkan lapak para pedagang dari lokasi.

Para pedagang mulanya bersikukuh tidak mungkin harga satu buah durian mencapai Rp 350 ribu. Kalaupun tinggi, kata mereka kepada Adriana, tentu masih mengikuti sesuai harga pasaran.

"Kita sesuaikan pasaranlah," kata mereka.

Merespon hal itu, Adriana balik bertanya, “Rp 350 ribu, (harga) pasaran ke ndak (tidak)."

Guna meyakinkan pedagang durian di Jalan Teuku Umar adanya kasus tersebut, Adriana menegaskan sudah menemukan pedagang yang mematok harga durian Rp 350 ribu sebagaimana postingan pemilik akun facebook Rahma Dani Widya Sari.

"Iye, iye. Die (dia pedagang) udah ngaku, iye. Dah ngaku dah die," kata Adriana. 

Sebelumnya, pemilik akun facebook Rahma memposting pengalamannya makan durian di Jalan Teuku Umar, bersama teman-temannya.  Ketika itu kami sudah selesai dan rekan saya akan membayarnya untuk durian yang sudah dimakan dua buah, air botol Aqua dua, totalnya 700.000. Itu wajar gak.

Postingan Rahma menjadi viral dan mendapatkan banyak respon netizen. (umr)