Suryaman: Persediaan Ayam Potong di Kalbar Minim

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 896

Suryaman: Persediaan Ayam Potong di Kalbar Minim
Ilustrasi
PONTIANAK, SP- Menjelang hari Natal dan Tahun Baru 2017, seringkali terjadi lonjakan permintaan ayam potong di pasaran. Pasalnya, kini ketersediaannya di Kalbar terbilang relatif minim.

"Di Kalbar ini hampir tidak ada persediaan ayam," ujar kata Suryaman, Ketua I Asosiasi Agrobisnis Perunggasan (AAP) Kalbar, Suryaman, kepada Suara Pemred di Pontianak, Selasa (22/11).

Akibatnya, hargapun meningkat tajam. Sebelumnya, perkilo daging ayam di pasaran berada dikisaran harga Rp 15 ribu. "Tapi sekarang sampai Rp 30 ribuan," ujarnya.

Menurutnya, minimnya ketersediaan ayam potong disebabkan faktor cuaca yang belakangan ini tidak menentu. Hujan diselingi panas, berdampak pada ketersediaan bibit ayam atau Day Old Chicken (DOC).  "Kalau cuacanya panas hujan tak menentu, bibit ayam jadinya tidak baik," terangnya.

Untuk memenuhi kebutuhan di pasaran, lanjut Suryaman, ayam potong didatangkan dari dua dari  Kalteng dan Kalsel. 

Terkait dengan tingginya ayam potong per kilonya, ungkap Suryaman, memang disebabkan sulitnya mendapatkan DOC. Namun faktor lain, diindikasikan adanya permainan harga di tingkat perusahaan besar. 

"Misalkan peternak mandiri menjual per kilonya Rp 20 ribu, dihantam perusahaan besar dengan harga jual di bawah itu. Belum lagi perusahaan besar juga yang menyuplai DOC. Sekarang ini, banyak peternak mandiri kolaps," ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, Ia mempertanyakan peran dinas terkait untuk mengatasi kebutuhan ayam potong di pasaran. "Apakah Pemda siap memenuhi kebutuhan ayam potong, untuk menghadapi hari besar nanti?" tanya dia. (umr)