Bangun PLTN, Pemprov Kalbar Minta Ketegasan Pemerintah Pusat

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 522

Bangun PLTN, Pemprov Kalbar Minta Ketegasan Pemerintah Pusat
Ilustrasi
PONTIANAK, SP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meminta ketegasan mengenai kelanjutan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Hal ini mengingat cadangan  minyak di perut bumi Indonesia, tanpa ada eksplorasi baru, diprediksi akan habis 12 hingga 15 tahun lagi.

“Jangan sampai sekarang pemerintah ragu-ragu, karena tekanan negara lain. Pembangunan PLTN merupakan bagian tidak terpisahkan dari kedaulatan energi. Harus segera diputuskan Pemerintah Pusat,” kata Ahi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Barat, Senin (5/12).

Menurutnya, hanya PLTN yang dapat mengatasi potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari minyak bumi. Tetapi untuk merealisasikan PLTN,  harus terlebih dahulu mengamandemen perundang-undangan yang mengatur masalah eksploitasi bahan tambang uranium.


Dikatakan Ahi, apabila PLTN tidak segera dibangun dari sekarang, generasi mendatang akan menanggung beban berat,  akibat persoalan itu, yakni Indonesia akan mengalami krisis energi yang sangat serius.


 “Kalimantan Barat memiliki cadangan uranium cukup signifikan di pehuluan Sungai Kalan, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi. Tinggal digali untuk kebutuhan bahan baku PLTN. Tidak ada yang mesti ditakutkan,” pungkas Ahi. (aju)