Inilah Kronologi Begal di Jalan Pak Benceng

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 1236

Inilah Kronologi Begal di Jalan Pak Benceng
GRAFIS (SUARA PEMRED/ MEGA)
PONTIANAK, SP – Trauma masih membekas di benak Fahrizal Usaini, korban begal di Jalan Pak Benceng, Kota Baru Pontianak, Rabu (7/12) malam. Selain merampas uang Rp 2 juta, pelaku secara keji melukai bagian tubuhnya dengan sebilah pisau.

Karyawan swasta asal Jakarta ini tak menyangka jika malam itu menjadi hari sialnya. Nahas menimpanya setelah pulang dari kediaman rekannya. Pilihan jalan pintas, melalui salah satu gang di Jalan Pak Benceng supaya cepat sampai ke tujuan Gang Sarikaton, Jalan Dr Soetomo justru membawanya ke sarang pelaku kejahatan.

Di balik remang cahaya, dua pelaku begal mengintainya yang tengah berjalan kaki. “Ada dua orang. Mengendarai motor RX King. Mereka bertubuh besar dan kulit hitam menghadang saya,” kata Fahrizal. 

Pelaku yang tiba-tiba saja muncul menghadang, kemudian memaksa Fahrizal untuk menyerahkan dompet dan telepon genggam. Pelaku juga menodongkan pisau. Ancaman tersebut tak lantas menciutkan nyali Fahrizal. Dia pun sempat membela diri, tapi Fahrizal tak berdaya karena dikeroyok.

Alhasil lengan kiri dan perutnya terluka akibat tersayat pisau. "Saya sempat melawan dengan menolak permintaan mereka, sehingga pisau tersebut dijadikan alat pemaksa, hasilnya saya mengalami luka sampai harus dijahit," ceritanya.

Karena sudah tak berdaya, pelaku pun merampas semua harta benda yang dibawa korban. Dompet berisi uang hampir Rp 2 juta beserta telepon genggam, raib digondol pelaku tersebut.

Pasca kejadian ini, Fahrizal ditemukan oleh seorang warga yang bermukim tak jauh dari lokasi kejahatan. Kabar kejahatan begal ini menjadi trending topic di linimasa facebook.  Fotonya dengan sejumlah luka tersebar di dunia maya.

Kejahatan konvensional ini, kemudian dilaporkannya ke Polresta Pontianak untuk ditindaklanjuti.  "Saya berharap agar pelaku bisa cepat ditangkap. Sehingga tidak ada lagi korban lain yang mungkin akan menjadi target mereka berikutnya," ujarnya. (nan/and)