Hakim Bermasalah, Kalbar Urutan 9 se-Indonesia

Ponticity

Editor Soetana hasby Dibaca : 546

Hakim Bermasalah, Kalbar Urutan 9 se-Indonesia
SIDANG - Hakim di Pengadilan Negeri Ketapang saat menggelar sidang terdakwa penganiaya jurnalis, Februari 2016. (SP/Kristiawan Balasa)
PONTIANAK, SP – Komisi Yudisial (KY) kembali menempatkan hakim di Kalimantan Barat di urutan ke sembilan se-Indonesia, hakim bermasalah dalam Kode Etik Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH).

"Kalbar berada urutan ke-9 setelah Riau dengan aduan terbanyak," ujar Koordinator Komisi Yudisial (KY) Penghubung Kalimantan Barat, Budi Darmawan, Selasa (27/12).

Dikatakannya, terdapat  19 pengaduan  di tahun 2016 yang diterima KY Penghubung Kalbar dari para pihak berperkara di pengadilan. Ke-19 laporan pengaduan perilaku hakim itu tengah diproses oleh KY.

"Aduan tersebut masih dalam tahap proses di KY RI Jakarta," ungkap Budi.

Budi menegaskan seluruh pengaduan terhadap hakim ditangani tenaga ahli KY, dan sesuai prosedur dalam waktu tiga bulan,  satu laporan sudah diselesaikan.

"Setiap aduan, setiap ada perkembangan pasti kami sampaikan progresnya ke pelapor," kata Budi.
 
Di tahun 2016, kata Budi, secara jumlah aduan memang mengalami penurunan dibanding tahun 2015 sebanyak 34 aduan.

"Tahun 2015 jumlah aduan ada 34 berkas,  (hakim) Kalbar menempati urutan ke sembilan  dengan jumlah aduan terbanyak," imbuhnya. (umr)

Baca Juga:
Bea Cukai Entikong Temukan 100 Peluru di Mobil Warga Malaysia
Kapolres Ketapang Bantah Hentikan Proyek Rp 52 Miliar 
Hairi Pimpin PPP Ketapang Versi Djan Faridz