Edi: Umumnya Kebakaran di Kota Pontianak Akibat Korsleting Listrik

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 490

Edi: Umumnya Kebakaran di Kota Pontianak Akibat Korsleting Listrik
Peralatan Listrik. (SP/Yodi)
PONTIANAK, SP – Kebakaran gedung di Kota Pontianak selama 2016 mencapai 83 kasus. Angka ini mengalami penurunan, jika dibanding tahun 2015 yang terjadi 94 kasus dan tahun 2014 sebanyak 80 kasus.

Dari 83 kasus kebakaran tahun ini, 90 persen di antaranya merupakan kebakaran perumahan, sisanya rumah toko dan gudang.  
 

"Umumnya, kebakaran diakibatkan korsleting listrik. Penyebabnya beragam, mulai dari kualitas kabel, instalasi listrik, cuaca, pemahaman warga tentang beban daya dan perilaku perihal penggunaan alat elektronik," kata Edi Rusdi Kamtono, Wakil Wali Kota Pontianak.  

Edi meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membantu menertibkan instalasi listrik di perumahan warga. Pasalnya, PLN bisa mengintervensi ketika ada sambungan baru.  Sebelum disambung, penting untuk mensyaratkan, mengecek instalasi, kualitas kabel, dan sebagainya.
 

“Kekuatan eksekutornya kuat di PLN, kalau kita kan mengimbau saja. Tapi kita sudah akan membuat aturan-aturan yang mensyaratkan. Terutama aturan-aturan pasar, sekolah, kantor, harus standar peralatannya, kalau tidak,  mereka tidak ada izin operasionalnya,” ucapnya. (bls/and)    

Baca Juga:
Warga Antusias Sambut Gebyar Tugu Khatulistiwa
Dua Tokoh Nasional Saksikan Debat 8 Figur Cagub Kalbar 2018
11 Tahun Bergabung di BPAS, Unit 4 Ganti Nama Jadi BPA Sungai Jaw