Rabu, 23 Oktober 2019


Kadis: Semua Sampah Diolah Menjadi Energi Listrik

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 739
Kadis: Semua Sampah Diolah Menjadi Energi Listrik

Ilustrasi

PONTIANAK, SP-  Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak, Sri Sujiarti menerangkan konsep pengolahan sampah itu adalah waste to energy.     

“Pemkot perlu persiapkan seperti perizinan. Ke depannya mungkin akan dibuat tim kecil karena bakal melibatkan lintas SKPD," katanya.  

Sri mengungkapkan bukan hanya tim kecil, nantinya akan ada perusahaan partnership yang jadi penghubung antara Pemkot Pontianak dan Shanghai Electric.
  Perusahaan itu nantinya akan mengurusi kelanjutan ke depannya. Setelah siap, perlu waktu dua tahun untuk pembangunannya.  

“Seluruh sampah yang masuk TPAS baik yang sudah ada sekarang ataupun yang nanti, semuanya akan diolah menjadi energi listrik," jelas Sri.  

BERITA TERKAIT:
Edi Kamtono: Shanghai Electric Masih Hitung Anggaran 

Sri menyebutkan energi listrik yang akan dihasilkan sekitar 10 megawatt.  Dengan syarat,  sampah yang masuk ke  TPAS dalam satu hari mencapai 500-an ton. Sementara,  saat ini produksi sampah kota berkisar antara 350-370 ton.
  Targetnya,  sesuai aturan menteri ESDM tahun 2016, listrik yang dihasilkan bakal dijual ke pihak PT PLN.

“Dua tahun kan masih ada waktu untuk volume sampah. Karena proyeksi ke depan semakin banyak penduduk, volume sampah juga bakal meningkat. Jika tidak, ada bio massa yang harus dicari untuk itu. Untungnya semua jenis sampah bisa masuk," jelasnya. (bls/and)

Baca Juga:
Frans: Program Bea Siswa Pendidikan Terancam Dihentikan
Awang Ishak: Jangan Sampai Mengoles Mentega Sama Rata 
Distanak: Bantuan Sapi Ternak dari Pemerintah Banyak Dijual