Aksi AUIKB, Ini Respon Kapolda Kalbar

Ponticity

Editor Soetana hasby Dibaca : 1493

Aksi AUIKB, Ini Respon Kapolda Kalbar
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Musyafak (SP/Umar Faruq)
PONTIANAK, SP – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Musyafak menegaskan agar tidak ada pihak yang memperkeruh kondisi keamanan di Kalimantan Barat yang sudah rukun antar-masyarakat. Polda Kalbar sebagai  penanggung jawab Kamtibmas tidak menginginkan adanya kegaduhan.

“Selama ini sudah kompak sudah baik di Kalimantan Barat. Jangan dikotori gara-gara kemarin. Sebagai pengemban fungsi Kamtibmas, penanggung jawab di sini (Kalimantan Barat), saya tidak ingin ada kejadian-kejadian gaduh. Harapan saya seperti itu,” kata Kapolda kepada wartawan, Jumat (13/1).

Irjen Musyafak menyatakan telah menginstruksikan kepada seluruh Kapolres, kalau ada gaduh apalagi berbuat pidana, lakukan tindakan.

BERITA TERKAIT:
AUIKB Desak Polda Kalbar Tindak Pelaku Intoleran

Menyoal tuntutan dari aksi Aliansi Umat Islam Kalimantan Barat Bersatu (AUIKB), Kapolda menunggu respon dari KH. Tengku Zulkarnain.

“Kalau memang ada yang merasa dirugikan, yang dirugikan pertama kan Pak Tengku Zulkarnain. Beliau mau melapor atau nggak? Kalau beliau sendiri merasa tidak dirugikan, masak orang lain nuntut keras. Nanti, kita lihat, Pak Tengku-nya itu,” ujar Kapolda.

Kapolda menyebutkan insiden terjadi di Bandara Susilo, Kabupaten Sintang, Kamis (12/1), kejadian spontan.

“Itu kan kejadian spontan. Masak harus Kapolres langsung dicopot, nggak bisa begitu,” kata Irjen Musyafak.

Ditegaskannya, Polda Kalbar dalam insiden penghadangan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) KH. Tengku Zulkarnain, bersikap profesional.

“Profesional saja. Makanya, tadi dia  (AUIKB) menuntut supaya diperiksa, ini kan ada aturannya,” pungkas Kapolda. (yod/umr)

Baca Juga:
Ini Cara Atasi Risiko Kesehatan dari Baju Lelong
Ketua DPRD Melawi Minta Baperjakat Pertimbangkan Golongan dan Masa Kerja 
Bupati: Adanya Keterbatasan Posisi Jabatan