Wali Kota Larang Gaduh di Pontianak

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 911

Wali Kota Larang Gaduh di Pontianak
Grafis (SP/Koko)
PONTIANAK, SP -  Wali Kota Pontianak, Sutarmidji angkat bicara terkait situasi dan kondisi masyarakat di Kalbar. Khusus di Kota Pontianak,  dirinya melarang masyarakat menjadikan kota ini menjadi kota yang gaduh.  

"Kalau ada yang mau unjuk rasa, boleh. Tapi jangan sampai merusak taman. Jangan ada yang anarkis. Kita bangun Pontianak ini setengah mati," katanya, Kamis (19/1).  

Sebaliknya, bila terbukti para pendemo ditemukan merusak taman, dirinya tetap akan meminta tanggung jawab, terutama kepada koordinator lapangan. 

"Kalau perlu saya gugat," tegasnya.   

Sutarmidji mengungkapkan, Kalbar selama ini dalam kondisi damai. Bila ada perbedaan antarsuku, agama, ras dan antargolongan (SARA), menurutnya sesuatu yang pasti dan itu harus dipelihara dengan baik. Harapannya, tidak terjadi gesekan dan bisa memicu perpecahan. 

"Kalau ada perbedaan-perbedaan selesaikan secara hukum. Jangan saling ngotot-ngototan untuk merasa paling benar," tuturnya.  

Menurutnya, selama ini sumber masalahnya bukan terjadi di Kota Pontianak, melainkan daerah lain. Ia menyarankan agar organisasi masyarakat yang bersangkutan bisa berdialog secara damai, arif dan bijaksana. Yakni dengan cara duduk bersama, menyelesaikan persoalan yang selama ini dianggap masalah.  

Ia juga meminta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), secara rutin berdiskusi membahas berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat, sehingga ketika ada gejala terjadinya konflik, mereka bisa segera merembukkannya.  

“Saya berharap FKUB bisa memerankan diri. Buat susunan FKUB baru yang pengurusnya bisa aktif dalam forum ini,” pintanya. (umr/loh)

Baca Juga:

Petani  Bengkayang Bergairah, Harga Karet Rp 18 Ribu/ Kilogram
Pemkab Landak Tunggu Surat Penetapan HET Gula
Aloysius: Jangan Ada Penyimpangan Dana Desa