Langganan SP 2

Ide Bangun Tugu Kuntilanak, Ini Komentar Asita Kalbar

Ponticity

Editor Soetana hasby Dibaca : 1290

Ide Bangun Tugu Kuntilanak, Ini Komentar Asita Kalbar
Ilustrasi
PONTIANAK, SP – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Kalimantan Barat berharap ide pembangunan Tugu Kuntilanak tidak dihakimi. Memunculkan ide untuk menyokong pariwisata di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, merupakan hal lumrah.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Asita Kalimantan Barat, Nugroho Hendray menyikapi respons masyarakat terhadap ide pembangunan Tugu Kuntilanak yang dilontarkan Kepala Disporapar Kalbar, Kartius.

Menurut Nugroho, ide pembangunan Tugu Kuntilanak mestinya mengedepankan diskusi, bukan menghakimi. “Sepanjang masih ide,  diskusi seharusnya di kedepankan,” kata Nugroho, Sabtu (28/1).

Asita  Kalbar, kata Nugroho, belum bisa memberikan komentar ihwal pembangunan Tugu Kuntilanak. "Kita tidak bisa komentar, sebelum dia (Kartius) memberikan konsep rillnya seperti apa. Kalau ide, sah-sah saja. Bagi Asita, ide kreatif jangan dulu dihakimi, nanti ke depan orang malas mau keluarkan ide," ujar Nugroho.

BERITA TERKAIT:
Pemkot Gagas Pembangunan Tugu Aloevera
Wacana Tugu Kuntilanak, Kartius: Saya Sudah Punya Desainnya

Asita berpandangan, Tugu Kuntilanak tetap dapat dijual. "Kalau pembangunan (Tugu Kuntilanak) terealisasi, dari perspektif kita, potensi ini tetap bisa dijual, walaupun sifatnya khusus," kata dia.

Sifat khusus yang dimaksud adalah mereka yang punya minat khusus. Misalnya objek wisata di Lawang Sewu di Kota Semarang, Jawa Tengah, berbau mistis.

Jika memang bermaksud membuat hal seperti itu, Nugroho menyebutkan masih ada wilayah lain di Pontianak yang memiliki hal yang berbau mistis. Peminatnya  sendiri menurut Nugroho ada pada kalangan tertentu.

Nugroho mengingat pemerintah tak hanya berencana membangun Tugu Kuntilanak, tapi juga melakukan pembenahan di sejumlah objek wisata yang tersedia. Pembenahan penting untuk menarik kembali minat wisatawan.

"Keraton, misalnya, ditata saja, bukan dibangun lagi. Sungai Kapuas dibaguskan. Karena kalau mau seperti Singapura tidak terkejar. Tapi istilahnya direbranding, sehingga menjadi cantik lagi. Kalau ada Tugu Kuntilanak, mungkin bisa dimasukkan sebagai menu tambahan," pungkas Nugroho.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Kartius, menjelaskan, rencana pembangunan Tugu Kuntilanak sudah dikoordinasikan dengan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.

“Pembangunan Tugu Kuntilanak nuansanya memperteguh legenda leluhur dalam sejarah berdirinya Kota Pontianak tahun 1771. Dijamin dalam bentuk dan desainnya tidak menyinggung,” kata Kartius, Kamis (26/1) lalu.

Dijelaskannya, Tugu Kuntilanak nantinya dilengkapi tempat rekreasi dan lokasi berfoto dengan latar Tugu Kuntilanak. (bls/aju)

Baca Juga:
Adu Burung Kicau Meriahkan Peresmian Arena Kontes Grand Mahkota Hotel
Diduga Korban Pembunuhan, Sosok Pria Ditemukan di Kebun Karet Desa Sungai Ringin
Polres Bengkayang Bekuk Pemilik Sabu dan Esktasi di Pantai Samudra Indah