Polda Kalbar Periksa Sejumlah Pengusaha Melawi

Ponticity

Editor Soetana hasby Dibaca : 1930

Polda Kalbar Periksa Sejumlah Pengusaha Melawi
SURAT PANGGILAN - Anyian menunjukkan surat panggilan Ditrektorat Kriminal Umum Polda Kalbar, Selasa (31/1). (SP/Eko Susilo)
PONTIANAK, SP – Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Suhadi Siswo Suwondo menegaskan surat panggilan terhadap sejumlah pengusaha di Kabupaten Melawi, dalam pengusutan kasus penggelapan dalam jabatan, adalah resmi.

“Kalau dilihat dari suratnya, itu resmi. Apalagi dasar pemanggilannya juga ada laporan polisi," tegas Suhadi, Selasa (31/1) malam.

Suhadi mengatakan agar memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik. Bila tidak memenuhi panggilan dua kali beruturut-turut, maka konsekuensinya akan dipanggil secara paksa.

"Dari pada ditangkap, lebih baik bertindak kooperatif datangi penyidik. Jelaskan apa yang diketahui terhadap kasus tersebut," imbuh Suhadi.

Sebelumnya, sejumlah pengusaha di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, kaget  menerima surat panggilan yang ditandatangani Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Kalbar, AKBP Supriadi.

Surat panggilan itu, Laporan Polisi (LP)/185/VII/2016/Kalbar/SPKT dan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor: SP.Sidik/150/VII/2016/Dit Reskrimum.

“Saya bingung saja, karena tidak pernah merasa terlibat dalam kasus hukum. Makanya, saya tak tahu ini surat panggilannya asli atau tidak,” kata Anyian pemilik Toko Gelora, Selasa (31/1) kemarin.

Diakuinya, dirinya mengetahui ada kasus penggelapan oleh seorang sales makanan dan minuman dari Pontianak, terhadap bosnya sendiri. Sales yang mendistribusikan barang di Melawi ini, diketahui membuat nota palsu dengan mencatut sejumlah nama toko di Melawi, sehingga seakan akan berutang barang dengan perusahaan bernama Borneo.

“Sang pemilik perusahaan atau agen, Aseng ini yang kemudian melapor ke Polda. Tapi laporannya sudah lama, sekitar pertengahan tahun lalu," ujar Anyian. (umr/eko /loh)

Baca Juga:
Pergantian Kapolsek di Jajaran Polres Ketapang
Temuan Kerangka Manusia, AKP Raden: Belum Ada Keluarga Melapor
Saran Kapolresta Pontianak Menjaga Kamtibmas