Bangun Taman Kota, Kepala DPU: Masih Dalam Proses Perencanaan

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 1545

Bangun Taman Kota, Kepala DPU: Masih Dalam Proses Perencanaan
MAKET – Maket taman di depan Fakultas Teknik Untan hingga Polnep Pontianak. (Ist)
PONTIANAK, SP - Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pekerjaan Umum, akan menggarap proyek pembangunan empat taman kota baru. Dua taman di antaranya akan dibangun dengan total anggaran Rp6,1 miliar.  

Dua taman itu masing-masing taman depan Fakultas Teknik Untan sampai Politeknik Negeri Pontianak dengan anggaran kurang lebih Rp4,6 miliar dan penataan taman di Bundaran Digulis Untan plus Pos Polisi dengan anggaran Rp1,5 miliar.  

"Lalu yang duanya lagi hanya kecil saja, satu di daerah Perumnas 4 Pontianak Timur dan satu lagi di Perumnas 2 Pontianak Barat. Dua taman ini berada di kawasan pemukiman warga," ujar  Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak, Ismail kepada Suara Pemred.
 

Dua taman di pemukiman warga itu sudah dikerjakan sejak tahun lalu. Di tahun ini pengerjaan lanjutan dilakukan untuk saluran dan sedikit pembenahan. Sementara dua taman dengan anggaran besar di daerah Perguruan Tinggi Pontianak itu kini sedang dalam perencanaan. Desainnya telah jadi dengan fasilitas menarik.  

"Sampai saat ini sedang proses perencanaan, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita lelangkan proses perencanaanya dulu, tapi dipastikan selesai tahun ini," katanya.  

Dari konsep yang telah ada, taman depan Fakultas Teknik Untan itu akan dilengkapi dengan beragam sarana olahraga dan kreativitas. Mulai dari lapangan basket, skate park, amphitheater, rumah baca perpustakaan digital dan taman kecil yang terdiri dari bidak-bidak catur raksasa setinggi orang dewasa.
 

"Desain yang sudah ada ini nanti kita bersama-sama pas pelaksanaan. Melibatkan mereka duduk satu meja. Jangan sampai tidak sesuai dengan keinginan mereka karena mereka yang akan menggunakannya nanti. Jadi harus kita libatkan," imbuhnya.  

Sebagaimana keinginan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji yang mau kebahagiaan masyarakat meningkat dengan memperbanyak taman.  

"Mereka bisa santai, dalam rangka melepas lelah setelah bekerja seharian. Terutama juga di hari-hari libur. Mereka bisa santai bersama keluarga di taman yang kita buat," inginnya. (bls/and)

Baca Juga:
Desa Terisolir, Ongkos dari Desa ke Kecamatan PP Mencapai Rp 1,5 Juta 
Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Atas Sajadah, Pegang Tasbih dan Buku Yasin 
Polisi Ringkus Delapan Pemerkosa, Tiga Pelaku Lainnya Masih Buron