Warga Tolak Relokasi, Syahari: Dibongkar Tidak Masalah

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 916

Warga Tolak Relokasi, Syahari: Dibongkar Tidak Masalah
DI ATAS PARIT – Bangunan di Gang Dungun, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak berada di atas Parit Tokaya. (SP/Yodi)
PONTIANAK, SP – Sebanyak 34 pemilik rumah di RT 1/RW 24 Gang Dungun, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, menolak relokasi yang akan dilakukan Pemkot Pontianak.  

Rencananya, Pemkot akan merelokasi mereka di Rumah Susun Harapan Jaya, lantaran wilayah tersebut termasuk dalam target normalisasi Parit Tokaya.  

BERITA TERKAIT:
Soal Genangan Air, Edi Kamtono: 34 Rumah di Parit Tokaya Direlokasi 

Perwakilan  RT setempat, Syahari Abdul Kadir menerangkan sebagian warga memiliki mata pencaharian di sekitar rumah. Mereka pun belum diberi pemberitahuan lanjutan terkait rencana penggusuran.  

“Ada rencana pemerintah mau gusur ye, tapi kami belum tahu sama sekali, kapan, bulan bile, belum ada. Belum ada pemberitahuan. Dari kelurahan juga belum ada. Kalau pindah di Harapan Jaya, kami kasi duit, biar kami cari masing-masing. Harapan Jaya jauh, mata pencaharian di sini,” katanya, Senin (27/2).
 

Walau demikian, pihaknya mendukung rencana Pemkot untuk menormalisasi parit. Di wilayah itu setidaknya ada 16 rumah yang sebagian bangunannya berdiri di atas parit.  Syahari meyakinkan, suara warga RT 1 bulat, mendukung rencana itu. Tapi dengan sejumlah catatan.  

“Dibarau oke-oke saja, kami mendukung. Cuma misalnya bangunan kami enam meter, dua meter dibongkar yang masuk parit. Dibongkar tidak masalah, tapi kalau misalnya rumah 4x5 meter, ada tiga KK (Kepala Keluarga), kan tidak layak, itu bagaimana?”,  ujarnya.  (bls/and)