Baliho Kandidat Wali Kota Pontianak Disebut Tak Berizin

Ponticity

Editor hendra anglink Dibaca : 833

Baliho Kandidat Wali Kota Pontianak Disebut Tak Berizin
BALIHO - Sejumlah baliho bakal calon Wali Kota Pontianak telah menghiasi wajah kota dalam tahun-tahun terakhir. SUARA PEMRED/YODIRISMANA
PONTIANAK, SP – Kendati pemilihan Wali Kota Pontianak baru akan berlangsung tahun depan. Namun baliho-baliho kandidat atau bakal calon sudah tampak ramai terpasang di sudut-sudut Kota Pontianak.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Pontianak Nomor 45 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kota Pontianak, baliho itu masuk dalam kategori reklame non komersil.

Dalam Pasal 25, Perwa Nomor 45 tahun 2014 itu, poin pertama menyebutkan setiap penyelenggara pemasangan reklame non komersial di dalam wilayah Kota Pontianak harus mengajukan permohonan pemasangan media reklame kepada Wali Kota melalui Kesbangpol.
Namun pada kenyataanya, hal tersebut menurut pihak Kesbangpol belum dilakukan oleh para pemasang baliho. Tak ada bakal calon yang melapor.

“Spanduk non komersil harus ada izin dan rekomendasi dari Kesbangpol,” ucap Kepala Kesbangpol Pontianak, Zulkarnain, Rabu (3/5).

Zulkarnaen menerangkan, Perwa tersebut dimaksudkan dengan reklame adalah benda, alat dan perbuatan yang menurut bentuk susunan dan corak ragamnya dimaksud untuk tujuan komersial dan non komersial, yang bertujuan untuk memperkenalkan, menganjurkan atau memujikan suatu barang, jasa atau orang ataupun untuk menarik perhatian umum kepada suatu barang, jasa ataupun orang yang ditempatkan atau dilihat, dibaca dan atau didengar dari suatu tempat oleh umum.

Zulkarnaen menegaskan, rekomendasi sangat penting. Terutama mengenai titik-titik lokasi di mana baliho itu dipasang. Dia mengungkapkan, pemberitahun penting agar baliho tidak dipasang sembarang dan menimbulkan kekumuhan di kota. “Kita nanti akan berupaya memanggil dan memberikan pembinaan. Terutama bagi spanduk-spanduk yang sudah muncul saat ini,” ujarnya. (bls)