Midji Ancam Tutup Spa dan Hotel yang Terbukti Legalkan Prostitusi

Ponticity

Editor hendra anglink Dibaca : 717

Midji Ancam Tutup Spa dan Hotel yang Terbukti Legalkan Prostitusi
Ilustrasi (SP/Net)
PONTIANAK, SP - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengungkapkan pihaknya siap menutup spa atau hotel yang terbukti jadi lokasi jual beli seks. Sudah ada beberapa lokasi yang ditutup dan ada pula yang mendapatkan sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

Pihaknya terus berupaya menyembuhkan penyakit masyarakat (pekat) tersebut.   “Bahkan hotel yang sudah ada peringatan kedua karena sering didapat transaksi seks, sudah mau kita tutup. Ada satu yang bakal kami SP3, jika masih tidak berubah kami tutup, yang satu sudah ditutup. Karena sering ada transaksi seks dan digerebek,” kata Midji, Senin (8/5).  

Untuk praktik prostitusi di lokasi seperti hotel, pihaknya kesulitan melakukan kontrol lantaran tidak ada aturan dalam check in hotel, harus menunjukkan buku nikah.  

“Jadi jika kelihatan betul semisal hotel jam-jaman itu tutup saja. Masa’ ada nginap hotel hanya beberapa jam saja,” ujarnya.  

Sementara untuk lokasi spa, dikatakannya jumlahnya tidak banyak. Yang banyak adalah lokasi pijit atau kebugaran. Meski memang, di dalam tempat spa, bisa ada layanan pijit, sementara di lokasi pijit belum tentu ada fasilitas spa. Dua hal itu katanya memiliki perbedaan.  

“Kita kan tidak bisa juga mengontrol semua, yang penting harus sehat, bukan sebagai praktik. Ada juga yang nakal itu juga ada transaksi seksnya, dan mungkin sampai sekarang masih. Yang penting kita tetap akan memantau, memberikan peringatan bisa sampai pada penutupan,” pungkasnya. (bls)