Wawako Tancapkan Tiang Pertama Masjid Nurul Zahanir

Ponticity

Editor Kiwi Dibaca : 288

Wawako Tancapkan Tiang Pertama Masjid Nurul Zahanir
TIANG PERTAMA – Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono didampingi Ketua Lembaga Pembangunan Masjid, Muhammad dan pengurus menancapkan tiang pertama Masjid Nurul Zahanir, Jalan Komyos Soedarso Gang Sapta Marga, Jumat (12/5).
PONTIANAK, SP – Wakil Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menancapkan tiang pertama Masjid Nurul Zahanir, Jalan Komyos Soedarso, Gang Sapta Marga, Jumat (12/5). Pembangunan Masjid ini nantinya dapat menampung jemaah dua RW di wilayah Sapta Marga.

“Saya sangat mengapresiasi panita serta warga untuk terus bersemangat meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman, tentunya pemukiman harus sehat, rapi teratur dan kualitas yang berdampak pada kehidupan warga setempat menjadi bahagia dan sejahteraan. Saya terus memantau pembangunan Masjid Nurul Zahanir ini sampai selesai secepatnya, yang penting komunikasi terus,” kata Edi di hadapan para jemaah usai salat Jumat di masjid tersebut.

Dia menargetkan pembangunan selesai tahun depan. “Insya Allah selesai tahun depan. Kita keroyokan ramai-ramai nanti melibatkan seluruh masyarakat dan warga Kota Pontianak. Konstruksi tidak berat, dua lantai ditinggikan dan bisa menampung jemaah warga dua RW. Semoga langkah kita diridoi Allah,” jelas Edi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pembangunan Masjid Nurul Zahanir, Muhammad menambahkan, sebelumnya masjid ini telah dibangun sekitar tahun 2000.

“Namun  melihat kondisi dua RW tidak mungkin lagi menampung jemaah, jemaah berniat membangunan masjid baru yang lebih luas, lebih besar dari yang lama, dengan ukuran 16x23 meter persegi dan tingkat,” jelas Muhammad.
Menurut Muhammad, panitia menargetkan penyelesaian pembangunan  secepat-cepatnya. Dia berharap  bantuan warga sekitar dan luar baik moril maupun materil. Karena pembangunan masjid ini menelan anggaran sekitar Rp5 miliar. “Mudah-mudahan ini bisa tercapai, di mana tahap pertama sudah kita siapkan pondasi pertama dan berjalan terus. Untuk sementara anggaran menggunakan swadaya masyarakat dan kas lembaga, dan mudah-mudahan mendapat bantuan dari Pemkot,” harap Muhammad. (lam/and)