Pemkot Ingin ‘Sulap’ Pasar Tengah Jadi Landmark Kota

Ponticity

Editor Kiwi Dibaca : 554

Pemkot Ingin ‘Sulap’ Pasar Tengah Jadi Landmark Kota
AKTIVITAS NIAGA – Aktivitas perniagaan di Pasar Tengah, Jalan Tanjungpura, Kota Pontianak, pasca direnovasi kini sudah mulai berlangsung normal kembali, Senin (15/5). Pemerintah Kota Pontianak, berencana menjadikan pasar ini sebagai landmark kota.
PONTIANAK, SP – Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Pemerintah Kota Pontianak tetap fokus menjadikan Pasar Tengah sebagai landmark kota. Pasar Tengah merupakan pasar dengan kekayaan heritage dan memiliki ciri khas. Bisa dibilang bahkan, pasar ini jadi salah satu pusat peradaban penduduk Kota Pontianak. 

“Sudah terbiasa aktivitas di Pasar Tengah ada ciri khas tersendiri dan pengunjung juga, ini harus dipertahankan karena ini potensi unggul,” katanya, Senin (15/5). 

Usai selesai dibangun ulang dan pedagang mulai masuk ke kios, Edi berharap pasar bisa tetap bersih, tertata rapi dan aman. Ada banyak barang dagangan yang khas Pasar Tengah dan tak dijumpai di pasar modern. Misalnya barang bekas atau barang antik, yang jarang ditemukan di pasar-pasar lain. 

“Tapi barang itu ada di Pasar Tengah, itu harus kita tumbuh kembangkan. Sekarang kita mau kerja sama dengan pihak ketiga, yang akan memberikan konsep bagaimana sistem Pasar Tengah ke depan,” jelasnya. Pengembangan pasar tua di Pontianak ini, harus sinergi antara pedagang, masyarakat dan pemerintah. 

“Supaya pasar ini hidup dan berkembang, supaya begitu orang datang ke Pontianak, ke kota, langsung ke Pasar Tengah,” imbuhnya. Usai dilakukan prosesi tepung tawar April kemarin, sebagai penanda masuknya para pedagang ke pasar yang dibangun ulang lewat dana pusat selama satu tahun itu, penataan dilakukan. Rumah toko yang ada harus sesuai aslinya, dan tak boleh diubah. Jenis dagangan pun disusun sesuai dengan kelompoknya. 

“Kita tata supaya ada keteraturan, termasuk lalu lintas. Itu sebenarnya yang umum, juga tingkat keamanan, kalau dulu kan Pasar Tengah terkenal sebagai daerah rawan, seram, dan hal negatif lain,” ungkapnya. Dia ingin Pasar Tengah jadi lokasi yang nyaman. Pasar katanya, juga berpengaruh pada pariwisata kota. 

“Ini yang harus kita ciptakan. Sebagai pasar, bisa juga jadi pariwisata, saya optimis karena ini juga masuk ke program Kota Baru,” pungkas mantan Kadis PU ini. (bls/and)