400 Personel Brimob Kelapa Dua Tiba di Pontianak

Ponticity

Editor hendra anglink Dibaca : 2948

400 Personel Brimob Kelapa Dua Tiba di Pontianak
TERIMA PENGARAHAN – Personel BKO Brimob Mabes Kelapa Dua Jakarta, setiba di Bandara Supadio Pontianak, Kamis (18/5) malam langsung diberikan pengarahan. (Umar/SP)
PONTIANAK, SP – Sebanyak 400 personel BKO Brimob Mabes Kelapa Dua, tiba di Bandara Supadio Pontianak, Kamis (18/5) malam.   Kepala Satuan (Kasat) Brimob Polda Kalbar, Kombes Pol Agus Tri Heriyanto mengatakan, bantuan personel ini bertujuan untuk antisipasi terkait beredarnya isu aksi di Pontianak, Sabtu (20/5).  

"Tujuannya satu saja ya. Kita di sini wajib betul-betul aman. Jangan sampai kita dibenturkan sama orang-orang yang tidak berkepentingan. Seluruh aparat mengharapkan Pontianak ini tidak terjadi apapun,” katanya, di Bandara Supadio Pontianak.  

Dia menerangkan, Brimob sudah menyiapkan segala strategi untuk mengendalikan ancaman-ancaman yang dikhawatirkan bakal mencuat. Personel nanti dibekali protap. Jika eskalasinya landai saja, maka protap penggunaan hanya kepolisian.  

“Atau protap satu 2009. Tapi kalau eskalasi kerawanan meningkat sampai terjadi huru hara yang mengakibatkan rusaknya harta benda, terpaksa kita terapkan protap tindakan anarkis. Kita sudah siapkan semua,” katanya.  

Selain pengamanan dari Brimob, Polda Kalbar juga akan menurunkan pasukan pada pengamanan nanti sebanyak tujuh kompi. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi untuk menghadapi tindakan anti anarkis pula.  

"Alat taktis, mulai dari water canon, barakuda dan peralatan taktis lainya akan kita turunkan semua. Total personel Brimob yang dibantu BKO kurang lebih 1000 personel,” katanya.  

Personel BKO dari Kelapa Dua, akan menginap di SPN Pontianak. Penempatan sebaran pengaman anggota BKO yang nantinya tandem dengan anggota Brimob Polda Kalbar, difokuskan di Masjid Raya Mujahidin dan Rumah Radakng.  

"Kedua tempat ini bagaimana caranya harus aman. Aman dari orang yang ingin memanfaatkan situasi maupun dari orang yang tidak bertanggung jawab," tegasnya. (abd/umr)