Dewan Studi Banding Pertanian ke Bali

Ponticity

Editor Syafria Arrahman ST Raja Alam Dibaca : 333

Dewan Studi Banding Pertanian ke Bali
ilustrasi
PONTIANAK, SP – Rombongan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Barat, melaksanakan studi banding ke Dinas Pertanian Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali. Pemilihan Provinsi Bali sebagai daerah tujuan, lantaran dinilai menjadi satu di antara provinsi di Indonesia yang berhasil dalam pengelolaan pertanian dan hortikultura.

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah yang ikut serta dalam studi banding menjelaskan, selain pengelolaan yang baik dilakukan oleh Pemprov Bali, keberhasilan pertanian di provinsi tersebut juga tidak terlepas dari peran SUBAK yang merupakan Kelompok Petani Pengguna Air (KP3A).

SUBAK sendiri merupakan kelompok yang membagi serta memanfaatkan air secara bersama. Sehingga efektif dan efisien. Bahkan dalm aktivitasnya, SUBAK terintegrasi dengan adat istiadat dan agama di Provinsi Bali sehingga benar-benar menyatu dan ditaati petani.

“Apabila terjadi pelanggaran maka akan dikenai sanksi adat dan agama. Termasuk dalam pengaturan kapan mulai bertanam, varietas yang ditanam, pemupukan, pemberantasan hama, penyakit, distribusi air serta lainnya,” ujar Suriansyah, Kamis (18/5).

Wakil rakyat asal Dapil Kabupaten Sambas ini menambahkan, melalui SUBAK segala aktivitas petani diatur menjadi suatu kekuatan yang teratur. Serta tertib sehingga menghasilkan kekuatan dan peningkatan produksi sekaligus mencegah kegagalan pertanian.

Menurutnya, keberadaan SUBAK sebagai manifestasi peran petani. Dengan ditunjang oleh kebijakan serta dukungan pemerintah yang tepat sehingga telah mengantarkan Bali sebagai daerah swasembada beras. Bahkan sebagai lumbung pangan nasional.

“Kalbar sendiri sebenarnya mampu untuk swasembada beras karena ditunjang dengan lahan yang sangat potensional,” katanya. Apabila segala potensi tersebut, dapat disinergikan dengan baik. Legislator Partai Gerindra ini optimis, Kalbar akan mampu memproduksi hasil pertanian yang melimpah sehingga ikut meningkatkan kesejahteraan petani Kalbar. (jee/and)