Kekinian, Kampung Wisata Kuantan yang Instagramable

Ponticity

Editor Kiwi Dibaca : 1105

Kekinian, Kampung Wisata Kuantan yang Instagramable
KAMPUNG WISATA – Lurah Benua Melayu Laut, Lestari saat memantau Kampung Wisata Kuantan, Minggu (21/5). Lokasi ini, sangat cocok bagi yang menyukai swafoto. Latar belakang kampung wisata ini, kekinian dan instagramable.
Bantaran Sungai Kapuas di Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, tampak cerah berwarna mencolok. Bukan pelangi, tapi warna-warni tersebut berasal dari cat rumah warga di Gang Kuantan. Inilah buah karya Kelompok Sadar Wisata Benua Melayu Laut.

Lewat bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia Kalimantan Barat, kelompok ini berhasil mengubah wajah daerah mereka menjadi sebuah kawasan wisata yang diberi nama Kampung Wisata Kuantan.
Meski pengerjaannya belum 100 persen, tapi Kawasan tersebut sudah sangat ‘kekinian’.

Tak hanya deretan rumah saja, jalan dan tembok warga pun berlukis mural. Penuh warna sejauh mata memandang. Instagramable. Istilah ini dirasa sangat pantas untuk menggambarkan keadaan Kampung Wisata Kuantan. Pengunjung bisa menikmati sensasi berswafoto berlatar belakang rumah warna-warni, bak berada di sebuah negeri dongeng. Pencanangan Kampung Wisata Kuantan masih dalam proses sejak dikerjakan Jumat (19/5).

Warga setempat bersama Kelompok Sadar Wisata dan Komunitas GenBI Kalbar, gotong-royong menyolek lingkungan mereka. Lurah Benua Melayu Laut, Lestari bercerita, aktivitas warga itu didukung dana CSR dari Bank Indonesia Kalimantan Barat. Rumah pinggir sungai diwarnai hingga atap. Jalan disulap seperti arena anak TK.

Taman untuk mengabadikan gambar pun disediakan. Melibatkan kurang lebih 100 orang, para relawan GenBI Kalbar bahu-membahu bersama warga lokal. Menyapu kuas dan mengatur gambar. Lestari menambahkan, bantuan tersebut diberikan sebagai upaya menciptakan kampung wisata, serta meningkatkan lokasi wisata air tepi sungai.

"Masyarakat juga diberikan ruang berkreasi dan berkarya untuk memperindah lingkungannya, karena banyak remaja di sana yang pandai melukis," ceritanya, Minggu (21/5). Pinggir sungai Gang Kuantan sebelum ini pun sudah punya daya tarik. Sejumlah kafe pinggir sungai memanjakan siapa saja yang datang. Jumlah kunjungan sendiri, terbilang lumayan.

"Kelompok sadar wisata juga berupaya memanfaatkan keterampilan warga membuat kerajinan tangan untuk dijual, seperti pembuatan bunga plastik dan lain-lain," imbuhnya. Ketika sudah selesai 100 persen, rencananya Wali Kota Pontianak, Sutarmidji akan meresmikan kampung wisata itu. Jika sesuai jadwal, dua minggu sebelum lebaran, akan jadi hari yang ditunggu tersebut.

"Meriam karbit yang ada di lokasi tersebut juga akan dicat warna-warni," terangnya. Potensi wisata pinggir sungai kawasan itu memang masih luas untuk dijelajahi. Di kafe yang ada saja, saban malam selalu ramai. Tak jarang perayaan ulang tahun pun digelar di sana. Menambah kesan tersendiri di Sungai Kapuas. Ramainya pengunjung bahkan jadi masalah lantaran lahan parkir kurang.
 
"Solusi terkait parkir, pihak kelurahan dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama warga. Kemungkinan akan meminjam lokasi halaman sekolah yang ada di Gang Kuantan, sebagai tempat parkir. Tentu dengan izin ke dinas, supaya tidak ganggu lalu lintas warga," pungkasnya. (kristiawan balasa/and)