Rajut Kebersamaan, Suhadi Gelar Buka Bersama dengan Komunitas Pemuda

Ponticity

Editor hendra anglink Dibaca : 480

Rajut Kebersamaan, Suhadi Gelar Buka Bersama dengan Komunitas Pemuda
BUKA BERSAMA - Kombes Pol (Purn) Suhadi Suwondo saat menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah komunitas di Pontianak Timur, Selasa (30/5). (Ist/SP)
Di bulan Ramadan ini berbagai cara dapat dilakukan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, baik melalui Salat Tarawih berjemaah maupun dengan menggelar melalui buka puasa bersama.

Tak ketinggalan pula Kombes Pol (Purn) Suhadi Suwondo. Mantan Kabid Humas Polda Kalbar yang tengah mempersiapkan diri untuk maju dalam Pilkada Kota Pontianak tahun 2018 ini semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. 

Selasa (30/5), di sebuah rumah makan di Pontianak Timur, Suhadi menggelar acara buka puasa bersama dengan sejumlah komunitas. Seperti Komunitas Hip Hop; Komunitas Peduli Lingkungan; Komunitas Seni; Komunitas Peduli Beting dan bersama beberapa tokoh agama. 

Menurut dia, acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Eddy, seorang tokoh masyarakat Pontianak Timur ini dinilai sebagai sarana merajut kebersamaan antar berbagai komunitas.

Selain itu juga sekaligus sebagai sarana untuk meningkatkan tali silaturahmi antar sesama.
Dalam kesempatan itu Suhadi memberikan semangat dan motivaai kepada mereka agar tidak mudah putus asa.

"Tetap semangat dalam melakukan kegiatan kegiatan sesuai dengan bidang masing-masing, sehingga ke depan Pontianak semakin hebat, semakin maju dan bisa menjadi barometer bagi daerah lain di Kalimantan Barat," ujarnya. 

Momentum bulan puasa ini hendaknya diisi dengan kegiatan kegiatan positif yang dapat dirasakan oleh warga masyarakat sekitar.

Menurut dia, ke depan para pelaku seni bisa diwadahi sehingga mereka merasa 'diorangkan' dan ada kebanggaan tersendiri.

Faidul Umam, satu di antara anggota Komunitas Hip Hop mengatakan, musik aliran ini sejatinya telah dikenal secara luas. Karena pernah menjadi juara di tingkat nasional. 

Sementara itu, Pemuda Peduli Beting yang juga anggota Kammi, Adi Sutrisno, mengharapkan ke depan ada solusi yang solutif terhadap peredaran gelap narkoba di Beting yang dapat merusak generasi muda di Kalbar.

Di samping itu, diharap pembangunan di Kalbar ini tidak hanya pembangunan fisik seperti infrastruktur semata, tetapi pembangunan sumber daya manusia juga harus menjadi perhatian. Termasuk masalah pendidikan dan kesejahteraan guru. (hendra anglink)