Kanwil Kemenag Tetapkan Zakat Fitrah Pengganti Beras

Ponticity

Editor Kiwi Dibaca : 784

Kanwil Kemenag Tetapkan Zakat Fitrah Pengganti Beras
ilustrasi
PONTIANAK, SP – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Barat, telah menetapkan nilai zakat fitrah makanan pokok (beras) dengan sistem pembayaran dalam bentuk uang.  

Penetapan yang dilakukan melalui rapat koordinasi antara Kanwil Kemenag MUI, Baznas, IAIN Pontianak dan Perum Bulog Divre Kalbar, menyepakati 2,5 kilogram beras yang wajib dikeluarkan dapat diganti dengan pembayaran uang dengan empat klasifikasi.  

Disebutkan dalam Surat Edaran Nomor 3391/Kw.14/BA.03.2/05/2017, konsumsi beras klasifikasi I dengan harga per kilo Rp15 ribu. Klasifikasi II, Rp14 ribu. Klasifikasi III, Rp12 ribu. Dan klasifikasi IV, Rp10 ribu.  

"2,5 kilogram untuk klasifikasi I, uang yang harus dizakatkan sebesar Rp37.500. Klasifikasi II Rp35.000. Klasifikasi III Rp30.000. Klasifikasi IV Rp25.000," ujar Kakanwil Kemenag Kalbar, Syahrul Yadi melalui Surat Edaran tertanggal 26 Mei.   Kakanwil mengatakan, bagi daerah yang harga berasnya berbeda dengan yang telah disebutkan, maka menyesuaikan harga daerah setempat.  

Lebih lanjut dia menjelaskan, pelaksanaan zakat fitrah dimulai pada 1 Ramadan sampai 1 Syawal sebelum khatib membacakan khutbah Idulfitri.  

Dalam surat edaran tersebut, Kakanwil juga mengimbau, agar dalam menunaikan/menyalurkan zakat maal, zakat fitrah, infak dan sedekah melalui lembaga yang sudah ditentukan.  

"Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Unit Pengumpulan Zakat (UPZ), masjid dan musala di masing-masing daerah," katanya.  

Selain itu, dalam penyaluran zakat fitrah agar dapat dimanfaatkan oleh mustahiq (orang yang berhak) menyongsong hari raya.
 

"Maka kepada masyarakat, diharapkan penyaluran zakat fitrah kepada Baznas/UPZ, diupayakan penyaluran di lingkungannya dapat dilakukan H-5 sebelum 1 Syawal 1438 H," harapnya.  

Kepada Baznas/UPZ, sambung Kakanwil, diupayakan penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat dilaksanakan H-3 sebelum 1 Syawal. "Agar pendistribusian dapat dilakukan secara maksimal, sesuai dengan pendataan," terangnya. (umr/and)

Komentar