Langganan SP 2

Pertamina Klaim Stok BBM Lebaran Aman

Ponticity

Editor Kiwi Dibaca : 296

Pertamina Klaim Stok BBM Lebaran Aman
MENGANTRE – Warga mengantre pengisian bahan bakar di salah satu SPBU di Kota Pontianak, Jumat (16/6). Pihak Pertamina mengklaim stok BBM dan gas elpiji aman saat Lebaran. SUARA PEMRED/YODI RISMANA
PONTIANAK, SP – PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan menyatakan, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas di Provinsi Kalimantan Barat, sepanjang Ramadan dan Lebaran 2017, aman.

"Masyarakat tidak perlu khawatir dalam mendapatkan BBM dan gas sepanjang mudik dan balik Lebaran," kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Kalimantan, Alicia Irzanova di Pontianak, Jumat (16/6).

Dia menjelaskan, Pertamina telah menyiapkan stok tambahan yang bervariasi di tiap-tiap daerah dengan rata-rata kenaikan tujuh persen untuk produk BBM, dan enam persen untuk produk gas.

Menurutnya, kenaikan pemakaian BBM dan gas saat Ramadan dan Idulfitri sudah lumrah terjadi. Terutama jelang puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Termasuk di Kalbar, sebagai contoh untuk premium saja telah ditingkatkan stoknya menjadi 1.248 kiloliter per hari atau meningkat sebesar tiga persen dari rata-rata kebutuhan harian normal," ungkapnya.

Kemudian, BBM pertalite sebagai salah satu BBM unggulan Pertamina dengan angka oktan 90 juga telah disiapkan antisipasi kenaikannya hingga 16 persen atau sebanyak 494 kiloliter per hari.

Sementara, untuk BBM seperti solar malah mengalami penurunan hingga empat persen dengan rata-rata pemakaian harian 719 kiloliter jika dibandingkan dengan konsumsi normal.

"Sementara untuk gas tiga kilogram, kami juga meningkatkan stoknya hingga 11 persen atau sekitar 404 MT/hari jika dibandingkan dengan rata-rata konsumsi normal, sementara gas non-subsidi diprediksi mengalami penurunan hingga 36 persen dengan rata-rata pemakaian 33,16 MT/hari," katanya.

Untuk BBM avtur, juga mengalami kenaikan hingga 10 persen atau menjadi 119 kiloliter  per hari, karena adanya penambahan jadwal penerbangan menjelang arus mudik maupun arus balik Lebaran di Bandara Supadio Pontianak.

Dalam kesempatan itu, Alicia menambahkan, guna memantau atau mengawasi stok dan distribusi BBM dan gas di Kalimantan dan Kalbar khususnya, pihaknya juga telah membentuk tim Satgas yang mulai aktif bekerja H-15 hingga H+15 Lebaran.
"Satgas tersebut beranggotakan dari internal Pertamina, koordinasi dengan pihak eksternal seperti pemerintah daerah setempat, pihak kepolisian hingga dinas-dinas terkait," katanya. (ant/and)