Pos Pengamanan dan Pelayanan Lebaran Siap Beroperasi

Ponticity

Editor Kiwi Dibaca : 266

Pos Pengamanan dan Pelayanan Lebaran Siap Beroperasi
BERJUBEL – Para pemudik penumpang kapal laut, berjubel di Pelabuhan Dwikora Pontianak, mengantre untuk masuk ke ruang tunggu, Jumat (16/6) malam. Guna pengamanan mudik dan Lebaran, Polda Kalbar menyiagakan 79 pos pengamanan dan pelayanan tersebar di titik
PONTIANAK, SP – Sepekan jelang Idulfitri, kesibukan mulai tampak di Kota Pontianak. Bukan hanya arus mudik yang sudah mulai berjalan saja, namun penguatan keamanan juga terus dilakukan oleh pihak kepolisian guna mengamankan jalannya arus mudik dan balik serta perayaan Idulfitri.

Pada Idulfitri tahun ini, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda) Kalimantan Barat akan membentuk 79 pos pengamanan dan pelayanan untuk masyarakat yang  mudik dan balik Lebaran. Karo Ops Polda Kalbar, Kombes Pol Jayadi mengatakan, dari 79 pos tersebut, 39 Pos di antaranya merupakan pos pengamanan dan 36 pos pelayanan.

Sisanya pos terpadu dari instansi terkait dalam memberikan pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat. Dia mengutarakan, Polda Kalbar akan menggelar Operasi Ramadniya Kapuas 2017, mulai tanggal 19 Juni hingga 4 Juli 2017 atau selama 16 hari.

“Sebelumnya, kami akan menggelar Operasi Ramadaniya Kapuas 2017, terlebih dahulu dilakukan gelar pasukan, tanggal 19 Juni di lapangan Bhayangkara Polda Kalbar, guna mengecek langsung kesiapan Operasi Ramadaniya lintas sektoral tersebut,” ujarnya. Untuk personel yang disiagakan, berjumlah sebanyak 3.536 personil. Personel ini akan disebar untuk diprioritaskan di sejumlah titik.

“Adapun yang menjadi prioritas pada pengamanan dan pelayanan kami, di antaranya pada 48 terminal, 203 masjid, 97 pusat perbelanjaan, 67 objek wisata, 19 pelabuhan, lima bandara, dan sebanyak 439 objek wisata yang tersebar di Kalbar,” ungkapnya.

Sementara untuk di wilayah pelabuhan dan bandara, Jayadi mengimbau otoritas masing-masing agar bertugas dengan baik. Seperti mengecek kelayakan transportasi yang akan melayani pemudik Lebaran, sehingga tidak terjadi kecelakaan dan lain sebagainya.

“Intinya di sini, negara hadir dalam memberikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melakukan mudik dan balik Lebaran,” katanya. Jayadi menambahkan, yang tidak kalah penting pula, pihaknya siap memberikan keamanan, dan kenyamanan bagi para pengunjung pada di tempat-tempat rekreasi, dalam menikmati libur panjang Lebaran.

Sementara itu, terkait keamanan pelabuhan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pontianak juga menyiapkan posko terpadu di Pelabuhan Dwikora Pontianak untuk menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik dan balik Lebaran 2017.

Kepala Kantor KSOP Pontianak Junaidi mengatakan posko terpadu tersebut telah dibuka sejak H-15 sampai H+15 Lebaran 2017.

Dia menjelaskan, posko terpadu tersebut berguna untuk memantau aktivitas arus mudik dan balik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak.

"Selama dibuka posko itu, semua kegiatan naik turun penumpang kita laporkan langsung ke kantor pusat," ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya bersama tim gabungan di bawah Kementerian Perhubungan juga sudah menyiapkan langkah-langkah dalam melayani penumpang yang menggunakan jasa transportasi kapal laut tersebut, salah satunya terkait keselamatan kapal yang akan mengangkut penumpang, hingga pemeriksaan kesehatan bagi penumpang.

Terkait keselamatan penumpang di jalur darat, Asisten Manajer Pemasaran dan Pengembangan Usaha Damri Wilayah Kalbar, Ridwan menambahkan pihaknya tetap memprioritaskan keselamatan penumpang dengan melakukan perawatan rutin pada setiap armada bus, dan melakukan tes kesehatan secara berkala bagi sopir, serta melakukan tes urin terhadap sopir. Hasilnya, tidak ditemukan sopir yang terindikasi menggunakan narkoba.

"Selain itu, kami juga menyiapkan posko medis, dan posko Jasa Raharja Putra di tiga titik, yaitu di Kantor Pemasaran Jalan Pahlawan Pontianak, tempat peristirahatan rumah makan sosok, dan nantinya akan dibentuk di Sintang," katanya.

Dia menghimbau kepada para pemudik untuk mempersiapkan diri selama perjalanan mudik atau balik Lebaran, serta menjaga barang bawaan, agar tidak menjadi korban kejahatan. (bls/abd/ant/and)