Wakili Perempuan, Bebby Punya Kans Cawawako Golkar

Ponticity

Editor hendra anglink Dibaca : 724

Wakili Perempuan, Bebby Punya Kans Cawawako Golkar
SAH – Calon wakil wali kota, kader Partai Golkar, Bebby Nailufa sah mendaftar ke partainya. Selain mewakili perempuan, dia punya kans besar lantaran Golkar turut memprioritaskan kader sendiri. (Bls/SP)
PONTIANAK, SP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Bebby Nailufa resmi mendaftar sebagai calon wakil wali kota Pontianak di partainya sendiri, Golkar, Jumat (14/7) siang.

MenJadi perwakilan perempuan di posisi wakil, dia punya kans diusung partai berlambang beringin. Hal ini lantaran Golkar punya lima kursi di DPRD dan kader dapat prioritas dalam pencalonan.

"Ketua DPD memberikan peluang yang sama pada kader untuk berbuat yang sama dalam membesarkan partai ini.  Sehingga kami selalu berlomba," katanya usai mendaftar didampingi suami dan para simpatisan AMPG.

Dia mengungkapkan, komunikasi politik sudah dilakukan dengan para ketua partai lain, selain pimpinan Golkar. Soal partai lain yang akan dipinang, dia mengaku sementara hanya akan mendaftar di Golkar.

"Seandainya perahu ini dipakai, tentu kita berharap nomor duanya adalah dari kader partai, karena kita berharap kader partailah yang bisa membesarkan partai," inginnya.

Untuk Pontianak ke depan, Bebby menilai pembangunan infrastruktur sudah cukup baik, tapi segi sosial dan pendidikan perlu diperhatikan. Apalagi di Pontianak belum ada panti sosial.

"Kemudian untuk gender juga mengembang UMKM kaum ibu-ibu untuk lebih banyak berbuat untuk keluarganya, karena kekuatan keluargalah menopang kekuatan daerah maupun nasional," pungkasnya.

Ketua DPD Golkar Pontianak, Heri Mustamin menjabarkan walau Bebby berkomitmen hanya mendaftar di Golkar, dia mendorong agar juga mendaftar di partai lain. Karena Golkar tidak bisa mengusung sendiri. Dan dalam politik ini dinamis tidak statis.

"Golkar adalah partai yang terbuka, mungkin saja nanti saya juga bisa mendaftar, siapa yang terbaik,  dan diterima masyarakat, maka dia akan didorong untuk maju,  asalkan jangan sesama kader saling blackcampain," sebutnya.

Dalam posisi wakil wali kota, salah satu pertimbangan juga ada pada keinginan dari calon wali kota. Jika berkenan, baru akan dijodohkan.

"Sehingga Mbak Bebby harus ada komunikasi politik. Untuk prioritas kader, memang ada di juklak kalau ada priorotas kader namun tetap, masih melalui mekanisme survei," pungkasnya. (pk/bls/and)