Cuaca Tanah Suci Panas, Calhaj Diimbau Jaga Kesehatan

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 422

Cuaca Tanah Suci Panas, Calhaj Diimbau Jaga Kesehatan
SUSUN TAS – Petugas haji menyusun tas para calon jamaah haji asal Kabupaten Mempawah, usai ditimbang di Asrama Haji Pontianak, Selasa (8/8). SUARA PEMRED/YODI RISMANA
PONTIANAK, SP – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Syahrulyadi mengimbau calon jamaah haji asal Kalbar agar menjaga kesehatan saat menjalankan Ibadah. Ini lantaran cuaca di Arab Saudi sedang panas, yakni bisa mencapai 47-49 derajat celsius.

"Para jamaah asal Kalbar agar selalu menjaga kesehatan dan membawa barang-barang atau peralatan guna menyiasati suhu panas tersebut," kata Syahrulyadi di Pontianak, Selasa (8/8).

Para jamaah juga harus membawa obat-obatan guna merespon terhadap suhu panas tersebut, agar kesehatan selalu terjaga.

"Selain itu, para jamaah juga kami harapkan agar mentaati setiap aturan yang sudah diterapkan. Jika semua dilakukan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur), insyaallah ibadah haji akan lancar," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalbar, Cornelis saat melepas ratusan jamaah haji Kalbar di Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (8/8) malam berharap, ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik.

"Semoga penyelenggaraan pelaksanaan haji tahun ini berjalan aman, tertib dan lancar," ujarnya.

Cornelis berpesan, calon jamaah hendaknya memperhatikan hal penting dalam melaksanakan ibadah, baik dalam rombongan maupun masalah kesehatan.

"Pertama menyangkut masalah paspor. Jangan sampai hilang, karena paspor itu nyawa. Kedua, dalam rombongan jangan terpisah. Jaga juga kesehatan," ucapnya.

Terkait kesehatan jamaah haji, Kementerian Kesehatan mengeluarkan 13 aspek yang harus diperhatikan.

Pertama, jamaah harus terus berkonsultasi dengan dokter kloter dan paramedis untuk mengontrol kondisi kesehatannya.

Kedua, agar tidak beraktivitas fisik yang berlebihan, mengingat rangkaian ibadah padat dan menguras energi.

Ketiga, jamaah agar istirahat yang cukup dengan tidur yang cukup dan keempat agar jamaah menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Selanjutnya, agar mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang secara terjadwal. Mengenakan masker serta rajin minum air putih minimal 200 ml tiap dua jam.

Kesembilan, menyemprotkan air bersih ke tubuh, misalnya muka untuk mengurangi panas. Dan kesepuluh, cuci tangan dengan sabun.

Lalu ke-11, agar selalu membawa obat jika memang diperlukan, ke-12 menghindari berdekatan dengan unta untuk menghindari penularan penyakit. Terakhir menjaga kekompakan dalam kloter.

Plh Kabid Haji Kanwil Kemenag Kalbar, Wildan menyebutkan tahun ini, kuota haji Kalbar bertambah.

"Ada penambahan kuota yang diberikan Arab Saudi 10 ribu se-Indonesia. Itu dibagi-bagi per provinsi," ujarnya.

Wildan mengatakan, Kalbar kebagian jatah kuota sebanyak 184 jemaah dari total 10 ribu tersebut.   Kuota Kalbar yang sebelumnya sempat dipotong sebesar 20 persen, kini juga dikembalikan seperti semula. Pemotongan kuota itu, terjadi selama tiga tahun terakhir. (umr/and)