Suara Pemred-BNNK Bahas Pencegahan Narkoba

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 421

Suara Pemred-BNNK Bahas Pencegahan Narkoba
SILATURAHMI – Silaturahmi awak Suara Pemred bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pontianak, di Kantor BNNK Pontianak, Rabu (23/8). Dalam pertemuan ini dibahas pencegahan narkoba melalui pemberitaan di media massa. SP/Abdul
PONTIANAK, SP - Tim Suara Pemred menggelar silaturahmi ke Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pontianak, Rabu (24/8). Dalam kegiatan ini berbagai isu persoalan narkoba turut dibahas. 

Mulai dari pengungkapan hingga upaya pencegahan. Narkoba memang menjadi musuh bersama. Terlebih pemerintah telah menetapkan status darurat narkoba. 

Kepala BNNK Pontianak, AKBP Agus Sudiman mengatakan, tindakan hukum secara tegas memang belum mampu memberantas peredaran narkotika secara tuntas. 

Sebab itu, selain penindakan bagi pihak yang terlibat kejahatan narkoba, upaya pencegahan juga menjadi penting yang tidak terpisahkan untuk dilakukan. "Dalam upaya pencegahan, kami pun punya program-program khusus," katanya. 

Dia pun meminta media massa tak terkecuali Suara Pemred, bisa membantu pihaknya untuk menyampaikan program-program pencegahan melalui pemberitaan. 

Selain pencegahan, program rehabilitasI pun menjadi penting bagi para pecandu agar bisa berhenti dari pengaruh barang haram tersebut. "Untuk rehabilitasi, juga kita laksanakan," jelasnya.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan BNNK Pontianak, Nuryani menambahkan, rehabilitasi merupakan suatu upaya pemulihaan bagi pencandu narkoba. Dalam prosesnya, pemakai atau pecandu tersebut diberi terapi serta pendampingan psikologi, agar bisa sembuh dari ketergantungan barang haram tersebut. 

Nuryani pun mengatakan, pencegahan merupakan ujung tombak dalam menekan peredaran narkoba. Sebab itu, program-program pencegahan secara gencar terus dilakukan pihaknya.

"Dalam program pencegahan ini kita terus berkampanye tentang bahaya narkoba. Mulai dari kelompok masyarakat yang paling kecil, seperti dalam keluarga hingga kelompok-kelompok masyarakat yang besar. Seperti lembaga swasta maupun lembaga pemerintah kita rangkul," jelasnya.

Menurutnya, jika semua lingkungan sudah mengerti tentang bahaya narkoba, tentu peredaran narkoba dapat ditekan pula. 

Selain melakukan kampanye tentang bahaya narkoba, pihaknya pun juga membentuk penggiat anti narkoba.

Penggiat yang dibentuk ini merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. "Penggiat ini juga kita bentuk di sekolah-sekolah," pungkasnya.

Pimpinan Perusahaan Suara Pemred, Agus Wahyuni sangat mengapresiasi upaya BNNK Pontianak dalam melakukan upaya-upaya pencegahan perederan narkoba melalui program-program yang telah dibuat.

"Kita sangat mendukung upaya pencegahan yang dilakukan oleh BNN dalam menekan peredaran narkoba. Apalagi saat ini kondisi kita memang sedang gawat darurat narkoba," katanya.

Selaku pimpinan perusahaan, Agus pun mengatakan siap bekerja sama membantu BNNK Pontianak, dalam mengampanyekan program anti narkoba, melalui peliputan yang akan dikemas dalam sebuah berita dan lain sebagainya. (abd/and)

Komentar