Polisi Ringkus Dua Pelaku Penganiayaan Gunakan Sajam

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 639

Polisi Ringkus Dua Pelaku Penganiayaan Gunakan Sajam
Ilustrasi
PONTIANAK, SP – Azi Saputra alias Aji (21) warga Jalan Komyos Soedarso, Kecamatan Pontianak Barat, tega menganiaya orangtua bernama Burhan (66), warga Tanjung Raya II Pontianak Timur, Jumat (25/8) malam, di depan Apotek Sehat, Jalan Tanjungpura.

Akibat perbuatan Aji yang tampak membabi buta, Burhan pun mengalami luka beset di bagian bawah ketiak, diduga terkena sabetan pisau lipat yang digunakan Aji saat membantai korban.

Beruntung, warga sekitar cepat menghentikan aksi Aji yang sudah gelap mata. Sehingga, korban cepat diamankan dari amukannya. Setelah diredam, Aji pun lantas pergi. Sementara korban, langsung dibawa ke rumah sakit untuk diberi pertolongan medis mengobati luka besetan. 

Ke esokan harinya, Sabtu (26/8) kemarin, korban mendatangi Polresta Pontianak untuk membuat laporan atas tindak pidana penganiayaan yang dialaminya tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli mengungkapkan, berawal dari laporan polisi nomor LP/1850/VIII/2017 /Resta Ptk,  pada Sabtu (26/8) yang dibuat korban, lantas dilakukan tindak lanjut dengan serangkaian penyelidikan. 

"Dalam penyelidikan memburu pelaku, anggota pun langsung berkoordinasi dengan anggota BKPM Tanjungpura. Hasil penyelidikan yang kita lakukan, didapat informasi bahwa, pada Minggu (27/8) pelaku bernama Aji Saputra ini sedang berada di daerah Pasar Tengah," ungkapnya.

Dari petunjuk itu, anggota Jatanras meluncur ke lokasi untuk menangkap pelaku yang memang sedang diburu. Saat tiba di Pasar Tengah, kemudian dilakukan pengepungan.

"Pelaku yang sudah dikepung akhirnya berhasil ditangkap tanpa perlawanan," jelasnya.

Husni menambahkan, sejumlah barang bukti perbuatan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan Aji terhadap Burhan juga telah dikumpulkan.

"Barang bukti yang kita amankan ini di antaranya, satu helai kemeja lengan panjang warna ungu yang terdapat luka beset di bagian bawah lengan sebelah kiri, dan sebuah pisau lipat warna hijau yang digunakan pelaku membesat korban," jelasnya.

Selain mengumpulkan barang bukti, saksi-saksi sebanyak tiga orang, kata Husni, juga sudah dimintai keterangan. Berdasarkan barang bukti dan keterangan saksi itu, Aji ditetapkan sebagai tersangka.

"Kepada tersangka akan dijerat Pasal 351 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana penganiayaan," katanya.

Selain mengamankan Aji, Reskrim Polresta Pontianak juga mengamankan pemuda bernama Sunanda (21) alias Nanda, yang juga terlibat kasus penganiayaan terhadap korbannya, Dony. 

Sebelumnya, Dony melerai Nanda yang bertikai dengan pengunjung warung kopi di Jalan Setia Budi, Minggu (27/8). Namun, niat baik Dony tak dikehendaki Nanda. 

Lantas, emosi Nanda meninggi dan membalik memukul Dony hingga membacoknya. Akibat kejadian itu, Dony mengalami luka bacok di jari tangan sebelah kanan. Kejadian yang dialami Dony pun langsung dilaporkan ke Polresta Pontianak. 

"Berdasarkan laporan polisi ini pula anggota Polsek Pontianak Selatan berkoordinasi dengan anggota Sat Reskrim Polresta, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat anggota tiba di TKP, pelaku masih berada di TKP tersebut. Kemudian terhadap pelaku langsung diamankan," kata Husni.

Selain menangkap pelaku, barang bukti berupa senjata tajam jenis parang celeng turut diamankan dari tangan tersangka. (abd/and)

Komentar