Pontianak Dapat Program Perumahan Rp25 M

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 405

Pontianak Dapat Program Perumahan Rp25 M
Ilustrasi
PONTIANAK, SP – Lantaran berhasil menjadi kota dengan pengurusan izin perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tercepat, Kota Pontianak mendapat hadiah program perumahan senilai Rp25 miliar. 

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, tiga hari setelah menerima penghargaan tersebut, hadiah yang dijanjikan Presiden RI, Joko Widodo itu langsung direalisasikan.

Hadiah program perumahan ini merupakan spontanitas Presiden Jokowi ketika memberikan penghargaan kepada Sutarmidji beberapa waktu lalu. 

Saat itu Presiden berucap pada Menteri PUPR agar daerah yang berhasil memberikan perizinan cepat, tak sekadar diberikan penghargaan, tapi juga bantuan program. Sutarmidji sendiri mengungkapkan akan menggunakan hadiah itu untuk meningkatkan kualitas lingkungan perumahan rakyat.

"Untuk izin perumahan, sebenarnya bisa diproses dalam waktu singkat, yakni satu hingga tiga jam. Di daerah lain masih memakan waktu hingga dua minggu,"  ucapnya, Minggu (27/8).

Wali kota dua periode ini menyebutkan, sebagai kota perdagangan dan jasa, sudah semestinya soal investasi di Kota Pontianak harus betul-betul dijaga. Salah satunya lewat perizinan yang cepat. 

Hal ini sudah terbukti lewat ganjaran penghargaan. Prestasi Pontianak pun tak berhenti di situ. Dari berbagai aspek dalam tata kelola pemerintahan daerah, Pontianak diklaim yang terbaik. Sebut saja, Tata Kelola Ekonomi Daerah (TKED), layanan publik, inovasi, keseluruhannya Pontianak yang terbaik.

"Semua tata kelola pemerintahan daerah yang terbaik ada di Pontianak. Pontianak ini terus berupaya melakukan inovasi-inovasi. Saya berkeinginan menjadikan Pontianak sebagai percontohan tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia," sebutnya.

Tak hanya itu, investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak rata-rata berada di atas nasional. Kemudian, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)  pusat menempatkan Pontianak di urutan pertama selama tiga kali sebagai TPID terbaik di Kawasan Timur Indonesia. Sudah tiga teori yang dikontribusikan untuk TPID pusat.

"Kaitan dengan program one data atau satu data, data yang kita punya sudah terintegrasi di Kota Pontianak melalui Pontive Center sudah hampir mencapai sejuta. Daerah lain belum ada yang sejuta," pungkasnya. (bls/and)

Komentar