Pria Asal Padang Ditangkap Penipuan Emas Palsu

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 710

Pria Asal Padang Ditangkap Penipuan Emas Palsu
Ilustrasi
PONTIANAK, SP – Modus penipuan seakan terus berkembang. Para pelaku yang ditangkap, punya trik-trik baru dalam mengelabui korban untuk meraup keuntungan. 

Misalnya saja DY. Pelaku penipuan asal Kota Padang, Sumatera Barat ini melancarkan aksinya dengan berpura-pura sebagai penjual emas. Sasarannya adalah toko emas yang berada di Kota Pontianak.  Akibat perbuatannya, dia pun kini telah diamankan oleh pihak Polresta Pontianak.

Modus penipuan penjualan emas tersebut, dilakukan DY dengan meyakinkan korbannya dengan meminta pemilik toko mengetes langsung emas yang ditawarkannya. Tak tanggung-tanggung, sekali menipu DY bisa meraup keuntungan Rp20 juta per toko.
 
“Setelah  dia menunjukkan bahwa emas yang akan dijualnya itu asli, lantas dimintalah kepada si pemilik toko untuk menawar harga emasnya tersebut. Setelah proses tawar menawar terjadi, kemudian DY berpura-pura tak cocok harga,” kata Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Purwanto, Sabtu (2/9).

Ke esokan harinya, DY kembali lagi. Kali ini, harga penawaran yang diminta si pemilik toko sebelumnya itu kemudian disepakati. Namun, emas yang dibawanya ternyata sudah tak asli lagi karena telah diganti dengan emas imitasi. 

“Setelah dibayar, lantas DY pun kabur dan kembali menyasar ke toko emas yang bisa ditipunya dengan modus serupa. Empat pemilik toko emas yang menjadi korban DY akhirnya mengetahui bahwa dia telah ditipu,” ungkap Purwanto.

Lantaran tahu sudah tertipu, akhirnya para korban melaporkan kejadian ini ke Satreskrim Polresta Pontianak. Setelah mendapat laporan tersebut, anggota Satreskrim lantas melakukan serangkaian penyelidikan.  Pada Jumat (1/9), pelaku penipuan emas palsu itu berhasil diringkus. 

"Sementara kita baru menangkap satu tersangka penipuan emas. Menurut pengakuan tersangka, bahwa dia sudah melakukan penipuan di empat TKP," Purwanto.

Dari tangan tersangka kata Purwanto, anggotanya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti hasil penipuan, maupun barang bukti yang digunakan tersangka dalam melancarkan aksinya.

"Di Pontianak ini, dia (tersangka) sudah berulang kali datang. Namun pengakuannya, terakhir ke Pontianak ini dia baru melakukan penipuan emas palsu tersebut. Namun kita akan dalami terus keterangannya," kata Purwanto.

Purwanto pun membenarkan, aksi penipuan yang dilakukan tersangka DY menyebabkan empat korbanya mengalami kerugian masing-masing sekitar Rp20 juta.

"Untuk satu toko mengalami kerugian Rp20 juta. Terhadap tersangka ini akan kenakan Pasal 378 KUHP," tutupnya. (abd/and)

Komentar