Langganan SP 2

Trotoar Humanis Perindah Kawasan Pontianak Selatan

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 145

Trotoar Humanis Perindah Kawasan Pontianak Selatan
TROTOAR HUMANIS – Keberadaan trotoar humanis di Jalan Sultan Syarif Abdurrahman, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak. Trotoar humanis ini, selain untuk memperindah kota, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki. Ist

Upaya Penataan Kota


Pemerintah Kota Pontianak, terus berupaya menata wilayah kota agar lebih indah dan nyaman. Salah satunya, dengan membuat trotoar humanis. Satu di antara daerah yang disasar sekarang adalah Jalan Sutan Syahrir, Kecamatan Pontianak Selatan. 

SP
- Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerangkan, kawasan itu dipilih lantaran memiliki ruang yang cukup luas. 

“Lebarnya mungkin enam meter. Nanti itu keliling dari Jalan Dr Sutomo sampai ke Jalan Jawa. Terus lanjut sepanjang jalan Sultan Syarif Abdurrahman,” jelasnya, kemarin.

Menurutnya, di kawasan-kawasan yang memang memiliki ruang lebar, trotoar ini mudah dibangun. Namun untuk wilayah dengan ruang sempit, pembangunannya dilakukan di atas parit. 

Tapi tentu dengan tidak menghilangkan fungsi parit itu sendiri. Misalnya saja di sepanjang Jalan Sultan Syarif Abdurrahman.

“Dengan adanya trotoar, harapan kita kota semakin indah, teratur, tertib dan lebih aman bagi pejalan kaki,” ungkapnya.
Selain memberikan kenyamanan untuk pejalan kaki, Pontianak sebenarnya sudah memiliki jalur khusus sepeda di jalan raya.

Edi mengatakan, ke depan jalur ini juga akan ditambah. Bahkan bila memungkinkan, dilengkapi dengan tempat penyimpanan di trotoar dekat pusat keramaian.

“Bisa nanti dibuat tempat simpan sepeda, itu sedang kita pikirkan, supaya mereka yang pakai sepeda bisa parkir aman,” katanya.

Tak hanya di ruas Jalan Sutan Syahrir, saat ini pembangunan kenyamanan bagi pejalan kaki juga tengah dilakukan di Jalan Gajahmada. Kawasan itu akan disulap jadi lokasi pedestrian humanis. Tahap awal kemarin, Pemerintah Pusat menggelontorkan Rp5 miliar.

“Kita lihat nanti dengan anggaran Rp5 miliar ini sampai mana pembangunannya. Ke depan memang direncanakan sepanjang Jalan Gajahmada sampai ke Pasar Flamboyan,” ucap Edi Kamtono beberapa waktu lalu.

Jika selesai, para pengunjung akan lebih mudah menikmati kawasan itu sambil berjalan kaki. Bahu-bahu jalan akan disulap menjadi lokasi pedestrian yang nyaman. Tak boleh lagi ada kendaraan terparkir.

“Sehingga jalan tersebut  benar-benar untuk para pejalan kaki yang ingin menikmati kota,” ungkapnya.

Penataannya hingga kini terus dilakukan. Jembatan atau lahan yang dibuat oleh warga di atas parit semuanya telah dibongkar. Diganti dengan rangka baru yang lebih kuat dan tahan lama. Edi berharap bantuan dana dari pusat bisa terus mengalir hingga proyek ini selesai. (kristiawan balasa/and)