Waspada Hoax Menebar Kebencian Antar Umat

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 218

Waspada Hoax Menebar Kebencian Antar Umat
BERI MINUM – Seorang warga etnis Rohingya memberikan minum kepada anaknya saat berada di penampungan sementara, Kuala Langsa, Aceh, beberapa waktu lalu. Warga diminta mewaspadai penyebaran hoax terkait tragedi kemanusiaan etnis Rohingya tersebut. Antara

Berita Bohong Tragedi Kemanusiaan Rohingya

Tragedi kemanusiaan etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar mengundang simpati masyarakat di Indonesia, tak terkecuali di Kalimantan Barat. Kendati demikian, banyak oknum tak bertanggung jawab yang membalut simpati ini dengan menyebarkan hoax terkait kondisi terkini dalam tragedi tersebut.  

SP - Staf Ahli Ketua DPD-RI yang juga Calon Wakil Wali Kota Pontianak, Harry Daya menghimbau agar masyarakat Kalbar dalam kepeduliannya menanggapi tragedi kemanusiaan etnis Rohingnya, tetap mewaspadai penyebaran berita bohong atau hoax. Terutama di media sosial yang bertujuan memecah belah antar umat beragama.

"Tragedi atau krisis kemanusiaan terhadap etnis Rohingya itu benar terjadi dan harus segera dihentikan. Puluhan ribu korban harus segera diselamatkan, ribuan korban kelaparan dan sekarang tidak mempunyai tempat tinggal,” katanya di Kantor Perwakilan DPD RI Jalan Ahmad Yani Pontianak, Selasa (5/9).

Mantan anggota DPRD Kota Pontianak ini berharap warga Kalbar termasuk Pemerintah Daerah ikut membantu memberikan andil atau sumbangsih secepat mungkin.

Ketua Dewan IWO (Ikatan Wartawan Online) Kalbar ini juga menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia sudah turun tangan ke sana, termasuk dunia. Dalam pengamatannya, ada banyak berita bohong atau hoax yang sengaja disebar oleh kelompok tertentu dengan tujuan memecah belah rasa persatuan dan persaudaraan di Indonesia.

"Banyak tragedi di negara lain atau peristiwa lain dengan foto atau video ditulis bahwa itu peristiwa di Rohingya. Ada gambar ratusan orang dibakar lagi salat subuh. Setelah diteliti itu foto tragedi kebakaran di negara Afrika,” terangnya.

Hoax  kejadian yang menyebar secepat peluru ini, ditambah pula dengan gambar sadis yang lain, dimana tujuan kelompok-kelompok tertentu ini menginginkan antar umat dan persaudaraan di Indonesia pecah.

Harry yang juga Sekretaris DPD Partai Hanur,a turut mengajak pemuda dan mahasiswa di Kalbar, semua etnis dan agama segera peduli turun ke jalan untuk menggalang bantuan kemanusian.

"Tentu hal ini menjadi catatan bagi kita semua, agar tidak mudah percaya berita hoax. Masyarakat atau kaula muda bisa mencari kebenaran itu dengan melihat atau membaca berita di media-media online, cetak dan televisi yang terpercaya,” ujarnya.

Meski demikian, hal itu juga perlu kehati-hatian, lantaran menurutnya belakangan ini, para penjahat atau penyebar isu bohong itu sudah mulai menggunakan atau mencatut nama media ternama atau terpercaya. (kristiwan balasa/and)