IRT Edarkan Sabu Modus Selipkan di Sandal

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 474

IRT Edarkan Sabu Modus Selipkan di Sandal
DITANGKAP – Ibu rumah tangga (IRT) berinisial SA ditemui di Polda Kalbar, usai ditangkap lantaran kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu, Kamis (7/9). Dalam melancarkan bisnis haramnya, SA menggunakan modus menyelipkan narkoba tersebut di sandal milik
PONTIANAK, SP – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SA, diringkus anggota Subdit III, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalbar, di Jalan Gusti Mahmud, Parit Pekong, Kelurahan Selat Karimata, Kecamatan Pontianak Utara, lantaran kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (6/9) malam. 

IRT pengedar sabu ini, melancarkan aksinya dengan modus operandi membungkus sabu-sabu tersebut menggunakan tisu. Lantas, sabu-sabu yang terbungkus tisu itu, diselipkan ibu tiga anak ini di antara telapak kaki dengan sandal yang digunakannya.

Direktur Resese Narkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Purnama Barus pun menilai, modus operandi yang digunakan tersangka mengedarkan barang haram tersebut terbilang baru. Tersangka pengedar sabu ini, sudah lama diintai oleh anggotanya. Namun, tersangka cukup cerdik dan beberapa kali berhasil lolos. 

Menurut Purnama, bisnis haram yang dijalankan IRT ini pun membuat resah warga setempat.

"Ibu pekerja rumah tangga ini sudah lama menjadi target operasi, karena sudah meresahkan masyarakat setempat atas perbuatan jual beli narkotika. Namun, saat diintai, beberapa kali tersangka berhasil meloloskan diri," ungkapnya, Kamis (7/9).

Meskipun demikian, anggota di lapangan terus mengawasi pergerakan wanita tersebut. Hingga akhirnya, dia berhasil ditangkap pada Rabu (6/9) malam.

Saat digeledah, anggota berhasil menemukan satu klip plastik yang berisi sabu dari tangan tersangka. Selain itu, uang tunai senilai Rp9.678.000 yang diduga merupakan uang hasil bisnis barang haram tersebut juga disita.
 
Dengan kejadian ini, Purnama kembali mengingatkan, agar masyarakat terus waspada. Karena menurutnya, para pelaku narkoba selalu punya cara-cara baru untuk mengedarkan barang haram tersebut.

"Kita sama-sama harus waspada terhadap modus baru yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana narkoba. Saya berharap, kita semua berkomitmen bersama-sama memerangi kejahatan narkoba," pungkasnya. (abd/and)

Komentar