Kampanye Tertib Berkendara Adopsi Kearifan Lokal

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 343

Kampanye Tertib Berkendara Adopsi Kearifan Lokal
PELUNCURAN – Peluncuran Kampung Tertib Lalu Lintas, yang digagas oleh warga di Komplek Ari Karya Indah 9, Pal V, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Senin (25/9). SP/Abdul

Kampung Tertib Lalu Lintas Pertama di Indonesia


Kalimantan Barat, kini memliki Kampung Tertib Lalu Lintas pertama di Indonesia. Kampung ini, terletak di Komplek Ari Karya Indah 9, Pal V, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak.

SP - Kampung Tertib Lalu Lintas, diresmikan langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Erwin Triwanto, saat peluncurang kampung tersebut, Senin (25/9). Erwin mengaparesiasi warga setempat yang telah membuat suatu kreativitas yang posisitf dan tentunya membanggakan ini. 

"Saya apresiasi juga kepada pak Wahab selaku tokoh masyarakat sekaligus penggagas Kampung Tertib Lalu Lintas ini. Dan mudah-mudahan bisa memberikan motivasi kepada yang lainnya," kata Erwin.

Dia mengungkapkan, di tempat ini tak hanya sekadar mengampanyekan soal berlalu lintas melalui slogan yang terpasang di pinggir jalan komplek. Namun ada pula tempat taman bacaan yang disediakan untuk anak-anak. 

"Saya berharap ini akan memberikan suatu contoh untuk kampung yang lain," harapnya.

Guna mendukung taman buku bacaan di Kampung Tertib Lalu Lintas ini agar disukai oleh anak-anak, Erwin pun mengatakn akan menyumbangkan sejumlah buku nantinya. 

Sementata itu, Wahab selaku Ketua Rt sekaligus penggagas kampung ini berharap, ide tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lain untuk berinovasi.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi sosialisasi tertib lalu lintas dan sekaligus menginspirasi untuk kampung lain. Inysaallah ini akan menjadi inspirasi untuk yang lain," harapnya.

Menurutnya, kampanye tertib lalu lintas yang dibuatnya itu lebih menggunakan pesan yang diadopsi dari kearifan lokal, seperti petuah orang tua terdahulu. Melalui slogan-slogan yang dipasang.

"Slogan kampanye kita misalnya Tulah Tak Dengar Omongan Mak, Nanti Celaka  ini ucapan orangtua yang mungkin akan lebih dipatuhi. Jadi kita lebih kepada penanaman nilai-nilai kearifan lokal. Ini adalah awal untuk belajar tertib," katanya.

Selaku penggagas, Wahab mengatakan akan terus berusaha menjaga eksistensi Kampung Tertib Lalu Lintas ini. "Insyaallah akan kita kawal. Yang paling penting memang adalah memeliharanya. Ini yang lebih berat," pungkasnya. (Abdul Halikurrahman/and)

Komentar