Pembobol Kantin Sekolah Maranata Terancam Lima Tahun Penjara

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 383

Pembobol Kantin Sekolah Maranata Terancam Lima Tahun Penjara
Ilustrasi
PONTIANAK, SP – Aparat Polsek Pontianak Utara kembali meringkus seorang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berinisial AW, Selasa (26/9). AW ditangkap di Jalan Gusti Situt Mahmud, tepatnya di samping Toko Istana Kita, kawasan Siantan. 

Kapolsek Potianak Utara, Kompol Rido Hidayat mengatakan, tindak pidana curat yang dilakukan tersangka AW terjadi pada tanggal 11 September lalu. Aw beraksi membobol kantin Sekolah Maranatha di Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara. 

Modus pencurian yang dilakukan tersangka, dengan cara mencungkil pagar seng dan memanjat pagar bagian belakang sekolah tersebut.

"Setelah itu tersangka kemudian mencungkil atap kantin dan berhasil masuk ke dalam kantin. Sejumlah barang yang ada di dalamnya pun habis diangkut. Termasuk satu unit kompor gas dan kipas angin juga dibawa kabur," kata Rido.

Atas kejadian tersebut, pengelola kantin sekolah bernama Bernadus mengalami kerugian materil sebesar Rp2,5 juta. Kejadian tindak pidana pencurian yang dialaminya tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Pontianak Utara. 

Dari laporan korban, kemudian lanjut Rido, anggota Reskrim Polsek Pontianak Utara pun menggelar serangkain penyelidikan. Proses penyelidikan mencari pelaku pembobol kantin tersebut butuh waktu dua pekan. 

Setelah berhasil meringkus tersangka, lantas kasus ini pun dikembangan. Dari hasil interogasi, AW tak sendirian saat membobol kantin tersebut.

"Dua orang temannya masih dikejar karena diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan di kantin sekolah tersebut. Untuk barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka yakni satu unit kipas angin," terangnya. 

Akibat perbuatannya, AW akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (abd/and)

Komentar