Melawan Polisi, Pelaku Curas Roboh Ditembak

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 470

Melawan Polisi, Pelaku Curas Roboh Ditembak
Ilustrasi
PONTIANAK, SP – Seorang tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) berinisial SAN, akhirnya roboh ditembak, setelah sempat kejar-kejaran dengan anggota Jatanras Polresta Pontianak, saat penangkapannya di Jalan Budi Karya, Jumat (29/9) dini hari. 
 
Kasat Reskrim Polresta pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli menerangkan penangkapan SAN merupakan tindak lanjut laporan polisi dari seorang korban bernama Darmawan. Pada tanggal 25 September kemarin, motor korban dibawa kabur oleh tersangka. 

Modus operandi pencurian yang dilakukan tersangka yakni mendorong korban hingga terjatuh. Lantas motor yang dikendarai dirampas dan selanjutnya dibawa kabur.

"Sebelumnya, tersangka meminta antar ke tempat temannya dengan korban. Namun korban tidak mau. Karena tidak dituruti, tersangka pun mendorong korban hingga terjatuh, dan merampas motor korban," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan laporan korban, pada Jumat (29/9) dini hari, anggoto Jatanras mendapat informasi keberadaan tersangka curas tersebut di indekos Jalan Imam Bonjol. 

Namun saat digerebek, tersangka sudah melarikan diri. Sekitar pukul 02.00 WIB, anggota kembali mendapati infromasi tentang keberadaan tersangka di Jalan Budi Karya, tepatnya di depan Kafe Win One. 

"Selanjutnya anggota bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Setelah tiba di lokasi, anggota pun melakukan pengintaian. Tak lama berselang tersangka muncul melintas menggunakan motor," ungkapnya.

Melihat tersangka melintas, anggota Jatanras bergegas membuntutinya. Namun tersangka rupanya sudah tahu kalau dirinya sedang diburu. Mengetahui hal tersebut, tersangka memacu kendaraannya agar bisa lari. Tak ingin kecolongan, polisi pun terus mengejar. 

Proses kejar-kejaran antara anggota dengan tersangka pun terjadi. Tiga kali tembakan peringatan ke udara yang dilepaskan anggota, tak membuat tersangka menyerahkan diri. Akibat terus melawan, akhirnya polisi melepaskan tembakan terukur mengenai kaki. Seketika tersangka roboh.

Usai dilumpuhkan, SAN dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar, Anton Soedjarwo, untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka tembak tersebut.

Usai diobati, tersangka digelandang ke Mapolresta guna menjalani proses hukum atas persangkaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, yang dilakukan terhadap korbannya yang bernama Darmawan.

"Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatan tindak pidana curas yang telah dilakukannya. Pengakuan tersangka, sepeda motor yang telah dicurinya tersebut sudah dijualnya ke luar kota," ungkap Husni.

Akibat perbuatannya, SAN diancam Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (abd/and)

Komentar