Musda Hipmi Kalbar, Bacaketum Tempuh Jalur Hukum

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 535

Musda Hipmi Kalbar, Bacaketum Tempuh Jalur Hukum
Net
PONTIANAK, SP - Salah satu bakal calon ketua umum (bacaketum) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalbar, Syariful Hamzah Naouly menegaskan, akan melakukan upaya hukum kepada panitia pengarah (SC) Musyawarah Daerah (Musda) BPD Hipmi Kalbar ke-14 jika tidak melakukan verifikasi ulang para caketum.

"Jika tidak, maka kami akan melakukan upaya hukum yang tidak terbatas," tegasnya melalui kuasa hukumnya, Glorio Sanen, kemarin.

Glorio menilai, panitia SC diindikasikan telah melakukan kecurangan saat proses verifikasi bacaketum. Akibatnya, calon-calon ketum termasuk kliennya tersingkir dalam bursa pencalonan.

Dia mengungkapkan, indikasi itu terlihat jelas di mana verifikasi dilakukan secara tidak transparan.

"Ketika klien saya menyerahkan berkas, tentunya harapannya adalah proses verifikasi yang dilakukan oleh panitia pengarah, dilakukan secara terbuka di depan para calon ketua umum. Tapi sangat disayangkan, panitia pengarah tidak berani untuk melakukan verifikasi terbuka kepada calon ketum," katanya.

Selain itu, pihak Syariful juga menilai panitia SC telah mengangkangi prosedur administrasi dalam tahapan pencalonan. Berita Acara (BA) berkas dan persyaratan bacektum yang seharusnya ditandangani minimal dua saksi, tapi ini cuma satu orang.

"Berita acara hanya ditandangani oleh satu saksi. Perlu kita pahami, dalam sistem yang dianut di Indonesia yaitu Eropa Kontinental, minimal ada dua saksi sebagai prasyarat mutlak yang harus dipenuhi. Jadi cukup aneh, Musda Hipmi kemudian berita acara hanya ditandangani oleh satu saksi," terangnya.

Atas somasi ini, pihak Syariful masih memberikan peluang kepada panitia SC untuk melakukan verifikasi ulang berkas setiap bacaketumsecara terbuka.

Sementara itu, Syariful mengaku telah melakukan komunikasi, baik pengurus BPD maupun Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi.

Akibat tidak lolos verifikasi, tiga dari empat bacaketum dinyatakan gagal mengikuti pencalonan Musda Hipmi Kalbar. Alhasil, Musda hanya menyisakan satu calon, yakni Denia Yuniarti Abdussamad. (umr/ova/and)