Langganan SP 2

Sultan Ingin Cagar Budaya Masuk Agenda Pembangunan

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 252

Sultan Ingin Cagar Budaya Masuk Agenda Pembangunan
MAKAM KESULTANAN - Foto tampak depan gerbang komplek Makam Kesultanan Kadriah Pontianak, di Batu Layangh. Sultan Istana Kadriah Pontianak, Syarif Machmud Melvin Alkadrie meminta Pemkot memperhatikan peninggalan sejarah di kota ini. Ist

Merawat Situs Sejarah Pontianak


Sultan Istana Kadriah Pontianak, Syarif Machmud Melvin Alkadrie meminta Pemerintah Kota Pontianak memperhatikan peninggalan sejarah di kota ini. Caranya dengan terus memugar bangunan-bangunan bersejarah melalui agenda pembangunan daerah.

SP - Upaya ini menurutnya, telah dilakukan di komplek Makam Kesultanan di Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara. Perubahan dari bangunan makam itu sekarang adalah pemugaran yang dilakukan Pemkot.

"Tidak hanya pembangunan di tempat-tempat umum, tempat-tempat bersejarah juga, Pemerintah Kota memperhatikan tentang pembangunan di wilayah Kesultanan Pontianak ini," katanya usai Ziarah Makam, Kamis (19/10).

Salah satu bukti lain katanya, adalah Ziarah Makam Sultan Pontianak yang selalu diagendakan Pemkot tiap tahun. Sultan berterima kasih dan menunjukkan bahwa Pemkot tidak melupakan jasa-jasa leluhurnya, pendiri kota ini.

Dia bercerita, sejarah Makam Kesultanan Kadriah berkaitan dengan adanya Masjid Jami dan Istana Kadriah. Di mana, masjid dibangun pertama kali. Kemudian menyusul istana dan makam.

"Maka ketiga bangunan ini, dari Masjid Jami, Istana Kadriah dan Makam Kesultanan Pontianak ini, tidak bisa dipisahkan menjadi satu kesatuan dari pada Kota Pontianak ini," jelasnya.

Dari awal, bangunan makam tidak terlalu jauh berubah. Baik bahan maupun warna cat. Namun memang saat ini, masih perlu renovasi di beberapa titik. 

"Kalau mengenai renovasi masih banyak yang harus dibenahi, dan harus dibangun di kawasan Makam Kesultanan Pontianak ini," katanya. 

Beberapa hal yang mesti diperhatikan, di antaranya pagar atau batas dari tanah Kesultanan Pontianak. Dia ingin semua dikembalikan ke bentuk semula dengan berbahan kayu. 

"Itu saya yang saya imbau dan saya minta kepada kepala daerah siapapun nanti yang terpilih ke depannya," katanya. 

Dia juga ingin Pemkot tak sekadar membangun infrastruktur, tapi juga lapangan kerja bagi masyarakat. 

"Mudah-mudahan nanti ke depannya, jangan cuma pembangunan Kota Pontianak, kita juga harus memperhatikan dari sisi sektor mata pencaharian pada rakyat kota. Dari sisi pekerjaan tolong diperhatikan juga," pungkasnya. 

Sementara itu, Pj Sekda Kota Pontianak, Zumyati menyebutkan Pemkot akan menata dan mengelola dengan sebaik-baiknya makam bersejarah tersebut. 

"Sehingga makin banyak orang-orang yang berkunjung ke Makam Kesultanan," pungkasnya. (kristiawan balasa/and)