BNNP Kalbar Gandeng LDII Berantas Narkoba

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 486

BNNP Kalbar Gandeng LDII Berantas Narkoba
Ilustrasi. Net
PONTIANAK, SP - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat bekerja sama dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wilayah Kalbar dalam rangka Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan obat-obatan berbahaya. 

Kepala BNN Provinsi Kalbar, Brigjen Pol  Nasrullah mengapresiasi kontribusi LDII yang dapat ditiru ormas lainnya di daerah maupun nasional.

"Sebab pemberantasan narkoba sangat memerlukan partisipasi aktif dan dukungan berbagai lini penting secara massif. Apalagi sejak awal tahun hingga memasuki akhir Oktober 2017 cakupan kasus narkoba cukup meningkat di Kalbar dengan kuantitas 129 kilogram barang bukti jenis sabu berhasil diamankan BNN Kalbar," katanya di Pontianak, Minggu (29/10).

Sementara itu, Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto menyatakan, kerja sama upaya P4GN merupakan komitmen LDII untuk mengamankan sumber daya manusia agar tetap aman dari pengaruh narkoba. 

Pihaknya akan terus berupaya mendorong kualitas pembangunan sumber daya manusia itu, khususnya generasi muda untuk saling berkolaborasi mengaktualisasikan kreativitas sumber daya manusia khususnya dalam bertransformasi menuju generasi emas 2045.

Kerja sama ini, akan dapat diaktualisasikan melalui pembinaan spiritual dengan penguatan materi P4GN.

"Intinya kita akan saling mendukung dan bersinergi dengan stakeholder, terutama BNN dalam rangka P4GN ini. Apalagi mengingat Kalbar ini kan sangat rawan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga yang rentan sebagai jalur masuk peredaran narkoba," katanya.

Penandatanganan kerja sama upaya P4GN antara BNN dengan DPW LDII Kalbar tersebut disaksikan langsung Pemerintah Kota Pontianak. 

Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan Pemkot Pontianak mendukung keterlibatan aktif berbagai ormas dalam mengamankan NKRI dari ancaman narkoba.

"Penguatan materi P4GN harus melibatkan peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas seperti LDII di Kalbar ini," ujarnya. (ant/and)